Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pedagang Melon Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Remaja Asal Panarukan Situbondo

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 27 Maret 2025 | 12:00 WIB
TAK BERDAYA: Fendi, 16, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, menjalani rawat inap di RSUD Situbondo, Rabu (26/3).
TAK BERDAYA: Fendi, 16, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, menjalani rawat inap di RSUD Situbondo, Rabu (26/3).

RADAR SITUBONDO - Fendi, 16, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, masih terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Situbondo, Rabu (26/3).

Sebelumnya dia melakukan percobaan bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut di Taman Pancing, Kecamatan Panji, Selasa lalu (25/6).

Sekitar pukul 16.30 Fendi datang ke lapak buah melon milik Ismail Nur Rahman. Tak lama kemudian, Fendi mengaku lapar dan meminta pisau untuk mengupas buah melon yang dibelinya. Begitu pisau diserahkan, Fendi mengambil tempat untuk mengupas.

Saat itu, Ismail tidak merasa curiga dengan tindakan Fendi, Ismail menganggap Fendi tak ubahnya pembeli normal seperti yang lain. Nah saat Ismail sibuk melayani pelanggan tidak sengaja melihat Fendi menusukkan pisau ke perutnya sendiri.

Melihat adegan tersebut, Ismail berteriak dan mendekati Fendi. Ismail dibantu warga yang menyaksikan merebut pisau dari tangan Fendi yang sudah berlumur darah akibat luka sobek pada bagian perut.

Ismail yang belum kenal akrab dengan Fendi langsung minta tolong pada warga yang berkumpul untuk melapor ke Mapolsek Panji. Selanjutnya anggota polsek datang dan langsung mengevakuasi Fendi ke RSUD Situbondo.

“Perut sampe keluar, tidak tega saya yang melihat. Darahnya juga banyak, begitu polisi datang langsung diangkat dan di bawah ke RSUD Situbondo,” ungkap Ismail.

Kapolesek Panji AKP Nanang Priambodo mengatakan, kondisi Fendi sudah mulai membaik, namun tetap menajalani rawat inap hingga lukanya benar-benat sembuh.

“Lukanya pada bagian perut saja, ada berapa luka tusuk saya kurang memperhatikan. Tapi orangnya sudah mendingan,” ujar Nanang.

Dikatakan, perbuatan Fendi cukup membuat kaget keluarga. Apalagi sebelumnya belum pernah ada masalah besar yang diketahui keluarga. Jauh sebelum kejadian, juga tidak ditemukan sikap mencurigakan.

“Minggu lalu hanya pamit ingin mengunjungi adiknya di Pulau Sepanjang, Madura, sejak berangkat tidak pulang, begitu pulang sudah melakukan percobana bunuh diri,” kata Nanang.

Nanang menegaskan, setelah Fendi benar-benar pulih dan bisa diajak berkomunikasi akan ditanyakan kenapa harus melakukan perbuatan tragis tersebut.

“Fendi ini belum pernah depresi, sekarang kok tiba-tiba mau bunuh diri. Jadi alasannya mau didalami dulu. kasihan kalau tidak dibantu untuk memecahkan masalahnya,” pungkas Nanang. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #remaja #pedagang #Melon #percobaan bunuh diri