RADAR SITUBONDO – Yonky, 55, warga Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, mendatangi Mapolsek Banyuputih, Kamis (3/4).
Dia datang untuk melaporkan pencurian yang dia alami. Toko miliknya dibobol maling saat ditinggal silaturahmi ke rumah saudara selama dua hari.
Pembobolan diketahui pada saat Yonky hendak membuka toko miliknya tersebut pada Rabu lalu (2/3).
Dia terkejut begitu mendapati isi toko acak-acakan. Dia pun mendapati dinding toko sudah berlubang.
”Sejak Hari Raya Idul Fitri toko memang tutup dan saya fokus silaturahmi ke keluarga. Namun saat hendak kembali membuka toko, ternyata barang dalam toko sudah banyak yang hilang,” ujar Yonky.
Yonky menyebut, dinding yang dibobol maling berada di bagian belakang. Setelah berhasil masuk, pelaku mengacak-acak isi toko.
Pelaku membawa 1 kardus susu, 1 kardus air mineral, 1 unit penanak nasi, 1 unit sound system, dan uang tunai di dalam kotak amal.
”Dua kotak amal juga dirusak berisi uang tunai kurang lebih Rp 1 juta hilang. Total kerugian kurang lebih Rp 5 juta,” sebutnya.
Kepala Dusun Krajan Abdul Munif mengatakan bahwa toko milik Yonky sudah dua kali diteror maling. Kejadian pertama pada 29 Maret 2025.
Kala itu sepeda motor korban sempat hilang, namun akhirnya berhasil ditemukan. Kendaraan roda dua itu ditemukan di semak-semak tak jauh dari toko.
”Dua hari sebelum Lebaran sepeda motor milik Yonky sempat hilang. Sekarang malah tokonya diacak-acak maling. Sudah laporan, semoga pelaku bisa terungkap,” pungkas Abdul. (hum/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin