Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tendang Petasan, Anggota Banser di Banyuputih Situbondo Nyaris Dikeroyok Warga

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 4 April 2025 | 19:00 WIB
BERDAMAI: Salamet (tiga dari kiri) berjabat tangan dengan pelaku pengeroyokan di Mapolsek Banyuputih pada Rabu malam (2/4).
BERDAMAI: Salamet (tiga dari kiri) berjabat tangan dengan pelaku pengeroyokan di Mapolsek Banyuputih pada Rabu malam (2/4).

RADAR SITUBONDO – Salamet, 57, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) nyaris dikeroyok warga di depan Masjid Nurul Muttaqin, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, pada Senin malam (31/3).

Hal ini dipicu kesalahpahaman saat dia hendak membubarkan permainan petasan.

Video tentang peristiwa yang dialami Salamet itu sempat viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 49 detik tersebut tampak Salamet sedang menendang petasan di tengah jalan pantura lalu mengenai pengendara. Akibatnya, Salamet langsung diserang sejumlah warga.

Tampak dalam video itu, seakan-akan Salamet yang salah lantaran hendak membahayakan orang lain.

”Kalau video yang viral seakan-akan anggota Banser yang keliru. Karena videonya hanya sepotong, tidak dari awal,” ujar Ketua PAC GP Ansor Banyuputih Imam Taufikurrahman.

Taufik menuturkan, personel Banser yang berada di depan masjid bertugas untuk pengamanan saat salat Idul Fitri.

Namun setelah salat Idul Fitri, banyak warga yang membakar petasan di tengah jalan pantura. Hal itu mengakibatkan jalan terganggu dan macet.

”Sebenarnya anggota Banser hanya melarang warga main petasan di tengah kerumunan warga. Apalagi, saat itu baru selesai salat Idul Fitri, tapi ditanggapi salah oleh sebagian warga,” jelasnya.

Taufik menambahkan, Salamet sudah mengimbau sejumlah warga agar tidak membakar petasan di tengah jalan.

Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan. Akhirnya, Salamet memakai cara tegas dengan menendang petasan di tengah jalan.

”Pak Salamet sudah dua kali menendang petasan, ketiga kalinya mengenai pengendara. Sempat mau dihajar oleh warga, untung masih ada yang melerai,” terangnya.

Mengetahui insiden yang viral di medsos tersebut, DPC Ansor mengambil tindakan lapor ke Mapolsek Banyuputih.

Selanjutnya, orang-orang yang diduga hendak melakukan kekerasan dipanggil untuk menjalani media di mapolsek.

”Kami sudah berkoordinasi dengan anggota Polsek Banyuputih. Alhamdulillah, pelaku yang hendak memukul dan Pak Salamet sudah dikumpulkan dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan,” kata Taufik.

Kapolsek Banyuputih Iptu Hasan Bisri mengaku bahwa anggota polsek ikut melakukan pengamanan di halaman masjid.

Namun, saat anggota sudah bubar pemain petasan baru beraksi. ”Pada saat kami pergi, mereka (pemain petasan) action,” ujarnya. (hum/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Banser #banyuputih #dikeroyok #petasan