RADARSITUBONDO.ID – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Situbondo, Lukman Hakim berharap ada kenaikan UMK bagi buruh dalam setiap tahun.
UMK Situbondo saat ini dinilai belum maksimal. Bahkan, yang ironis masih ada beberapa perusahaan belum menerapkan UMR.
Lukman Hakim menerangkan, semua buruh menginginkan sesuatu hal yang setara. “Pertama kami ingin perusahaan di Situbondo lebih maksimal membayar upah atau gaji para buruh sesuai UMK, paling tidak sesuai dengan UMR tahun 2025,” paparnya.
Menurutnya, perusahaan harus lebih mementingkan karyawan baik dari statusnya bahkan dari kesejahteraan serta kesehatan. Namun nyatanya, masih banyak perusahaan di Situbondo yang belum mensejahterahkan buruh.
“Masalah BPJS ketenagakerjaan masih banyak yang belum diikutkan oleh beberapa perusahaan dan status karyawan yang masih belum jelas meski sudah beberapa tahun bekerja.”jelasnya.
Dia juga menyebutkan, keinginan Pemkab Situbondo untuk maju tidak bisa lepas dari angka rekrutmen tenaga kerja yang meningkat.
Selain itu, kehidupan para buruh lebih sejahtera. Untuk memastikan keadaan itu semua, Lukman meminta kepada pihak terkait untuk mengkroscek langsung ke perusahaan.
“Karena keinginan Bupati Situbondo naik kelas, jadi OPD terkait harus lebih aktif lagi untuk mengontrol, turun langsung ke perusahaan,” tutupnya. (mg1/pri)
Editor : Ali Sodiqin