Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Penebangan Pohon di Hutan SMADA Sitbondo Disoal, Kasek Berdalih Hanya Dipangkas

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 22 Agustus 2025 | 01:26 WIB

 

DIPANGKAS: Salah satu warga SMAN 2 Situbondo melihat ranting pohon yang belum dievakuasi, belum lama ini.
DIPANGKAS: Salah satu warga SMAN 2 Situbondo melihat ranting pohon yang belum dievakuasi, belum lama ini.

RadarSitubondo.id - Penebangan pohon di lingkungan SMAN 2 (SMADA) Situbondo, mengundang reaksi sejumlah pihak. Termasuh para alumni dan keluarga besar SMADA. Bahkan, Kamis kemarin (21/8), Komite SMADA sudah mendatangi kepala sekolah untuk menyampaikan keluhan.

Informasi yang dihimpun Koran ini, proses penebangan pohon sudah dilakukan pekan lalu (10/8). Pohon yang ditebang jumlahnya sekitar belasan. Rata-rata berdiameter kecil. Pohon Gamalina misalnya, memiliki ukuran diameter sekitar 10-15 cm. Ada yang 20-30 cm.

Pohon-pohon yang ditebang itu lokasinya berada di area hutan SMADA. Ada juga pohon berukuran besar yang ditebang.

"Dari banyak pohon yang ditebang maupun dipangkas, ada sebagian pohon yang seharusnya tidak dipotong. Sebab lokasinya  berada di hutan sekolah, sedangkan pohon yang dekat ruang kelas dan tidak  membahayakan bagi siswa juga kena sasaran," terang salah satu alumni SMADA yang enggan identitasnya disebutkan.

Dia menyebutkan, pohon di hutan sekolah tidak boleh sembarangan  dipotong. Sehingga, kebijakan kepala sekolah diduga kuat bertentangan dengan program sekolah adiwiyata.

Sumber lainnya juga mengeluhkan pemanfaatan hasil pemotongan kayu yang tidak disampaikan secara transparan.

“Ini pemotongan kayu sudah banyak dikeluhkan. Yang menyayangkan kebijakan kepala sekolah kebanyakan warga SMADA dan alumni SMADA, Komite juga,” tandasnya.

Dikatakan, komite sudah rapat dengan kepala sekolah dan membahas kasus pemotongan pohon. Hasilnya belum tersampaikan secara rinci. Yang pasti kepala sekolah sudah memberi keterangan jika tidak ada pemotongan tetapi hanya memangkas ranting pohon di hutan sekolah.

“Katanya kepala sekolah tidak ada pemotongan dan hanya pemangkasan, tapi faktanya ada pohon besar yang ditebang,” katanya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Situbondo, Syaiful Bahri, belum berhasil dikonfirmasi. Sebab saat dihubungi melalui pesan Whatshapp pukul 16.00 tidak online, ditelepon melalui sambungan seluler juga tidak dapat dihubungi. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#Smada #pohon ditebang ilegal