Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kemenag Situbondo Gerak Cepat! Salurkan Bantuan ke 9 Titik Gempa Banyuputih, IPARI Hiburan Anak dengan Trauma Healing

Moh Humaidi Hidayatullah • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 14:00 WIB
HASIL DONASI: Kepala Kemenag Situbondo, Mohammad Mudhofar menyerahkan bantuan kepada rumah ibadah terdampak gempa bumi di Banyuputih.
HASIL DONASI: Kepala Kemenag Situbondo, Mohammad Mudhofar menyerahkan bantuan kepada rumah ibadah terdampak gempa bumi di Banyuputih.

RADARSITUBONDO.ID - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo hadir ke lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Banyuputih, Jumat (03/09).

Rombongan yang dipimpin langsung Kepala Kantor Kemenag Situbondo, Mohammad Mudhofar tersebut mendistribusikan bantuan di Desa Sumberwaru dan Sumberanyar.

Mudhoffar menyatakan, uang tunai yang diberikan kepada para korban gempa merupakan hasil donasi dari keluarga besar Kantor Kemenag Situbondo di berbagai satuan kerja.

“Sebagaimana kita tahu bersama, saudara-saudara kita di sejumlah desa di Kecamatan Banyuputih menjadi korban gempa bumi. Makanya kita hadir untuk berbagi, mudah-mudahan bisa sedikit meringangkan beban mereka,” terangnya kepada Koran ini, usai acara.

Disebutkan, sedikitnya ada sembilan tempat yang menjadi tempat penyerahan bantuan.

Di Desa Sumberwaru, diberikan kepada RA Al Hikmah, MDT Ula Minhajus Sa’ada. Sedangkan di Desa Sumberanyar diberikan kepada Masjid Baiturahman, Musala Al Fadli, PP Nurul Huda RA Al Wathoniah dan Al Ikhsan.

“Kita juga bantu Musala Al Firdaus yang mengalami kerusakan paling berat,” imbuh Mudhoffar.

Selain di Kecamatan Banyuputih, lanjut Mudoffar, hasil donasi keluarga besar Kantor Kemenag Situbondo disisihkan untuk membantu Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo yang juga mengalami musibah akibat mushola di lantai tiga yang dibangun tiba-tiba ambruk.

Peristiwa ini menjadi duka bersama karena banyak menelan korban.

Sementara itu, pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Situbondo juga ikut turun ke lokasi gempa.

Mereka berbaur bersama puluhan siswa SD untuk melakukan trauma healing dengan menggelar sejumlah permainan menghibur dan menyenangkan.

Tak lupa juga mereka menyediakan bingkisan menarik untuk para siswa.   

“Jadi trauma healing ini akan menjadi proses pemulihan luka batin maupun gangguan emosional yang muncul akibat pengalaman traumatis, seperti bencana alam yang baru saja dirasakan oleh para siswa. Tujuannya untuk meringankan beban pikiran dan perasaan yang mengganggu, mengatasi kecemasan,” terang Ustadzah Kuntis, salah satu pengurus IPARI Situbondo. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#kemenag situbondo #gempa situbondo