Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Uang Sewa Pentas Ojhung Tak Kunjung Lunas, Kades Bugeman dan Panitia Dikeluhkan

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 29 Januari 2026 | 20:22 WIB
TRADISI DESA: Peserta ojhung unjuk ketangkasan di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, belum lama ini.
TRADISI DESA: Peserta ojhung unjuk ketangkasan di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, belum lama ini.

RADARSITUBONDO.ID - Panitia pelaksana Ojhung dan Kepala Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, diduga belum membayar uang sewa pentas dan soundsystem. Itu mengakibatkan pengusaha mengalami kerugian Rp 3 juta.

Penyedia jasa, Arif mengatakan, Ojhung di Desa Bugeman dilaksanakan setiap tahun. Acaranya pasti meriah.

“Acara selamatan desa dilakukan dua hari berturut-turut dari tanggal 15-16 Sepetember 2025. Selamatan desa di halaman rumah Kades Bugeman, dan pentas Ojhung diletakkan di halaman selep, tidak jauh dari rumah Kedes Bugeman,” Ujar Arif, Rabu (29/1).

Kesuksesan acara tersebut tentu tidak lepas dari perlengkapan acara. Salah satunya soundsistem, pentas dan terop. Tiga peralatan yang sangat dibutuhkan itu memakan biaya cukup besar. Namun hingga tahun 2026 pembayaran belum terlunasi kepada penyedia jasa.

“Uang sewa terop, sound, dan pentas hanya Rp 7 juta, itupun bayar Rp 4 juta. Kini masih kurang Rp 3 juta. Setiap kali ditagih, kades hanya janji-janji saja. Mungkin uang Rp 3 juta kecil bagi Kades, tapi besar bagi saya,” kata Arif.

Dikatakan, kades juga memiliki utang Rp 9 juta kepada ketua panitia pelaksana Ojhung. Itu membuat warga resah. Sebab Kades sudah merugikan banyak orang. Saat ditagih hanya membayar janji.

"Kades juga ngutang uang Rp 9 juta pada ketua panitia Ojhung, jadi saya bingung mau nagih kepada siapa lagi,” cetus Arif.

Kades Bugeman Udit Yuliasto belum berhasil dikonfirmasi, dihubungi berulangkai melalui pesan whatsapp tidak merespon meskipun online. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #Ojhung