Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Terekam CCTV, Perempuan Bermotor Jambret Kalung Siswi SD di Mangaran, Korban Trauma

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 3 Februari 2026 | 20:40 WIB
TEREKAM CCTV: Terduga pencuri kalung milik anak SD beraksi di gang belakang SDN 03 Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Senin lalu (2/2).
TEREKAM CCTV: Terduga pencuri kalung milik anak SD beraksi di gang belakang SDN 03 Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Senin lalu (2/2).

RADARSITUBONDO.ID - Nasib nahas menimpa Keisha Adelia Zahra, warga Desa Semiring, Kecamatan Mangaran. Bocah tujuh tahun itu menjadi korban penjambret kalung di gang belakang SDN 03 Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Senin lalu (2/2).

Aksi pelaku terekam CCTV. Saat ini sudah dalam proses penyelidikan. Dalam CCTV terlihat jelas, seorang perempuan menggunakan sepeda motor bebek bernopol P 4174 DN berhenti di pinggir jalan.

Pengemudi sepeda motor dengan helm pink tampak bertanya alamat kepada Syafa, 7. Bocah SD yang ditanyakan tersebut mengaku tidak tahu. Selanjutnya memanggil korban, Zahra, agar bisa menjawab pertanyaan pelaku. Namun Zahra juga tidak mengenali foto yang ditunjukkan oleh pelaku.

Begitu suasana jalan sepi, pelaku langsung menarik kalung milik Zahra. Pelaku lalu tancap gas mengendarai sepeda motor menuju Jalan Raya. Melihat perbuatan tersebut, dua bocah tidak bisa berbuat apa-apa dan langsung mengabarkan kepada orang tua.

“Kalung emas milik anak saya dijambret, harga belinya Rp 15 juta. Saya sudah laporan ke kantor polsek mangaran. harapannya pelaku bisa ditangkap. Bukti CCTV juga sudah kami serahkan,” ungkap Anisa Fitriya, saudara dari Zahra, Selasa (3/2).

Dia mengatakan, aksi jambret yang dilakukan terhadap dua anak SD sangat memprihatinkan. Sebab dua bocah baik yang menjadi korban maupun yang menjadi saksi mengalami trauma.

“Namanya anak kecil dijambret pasti ketakutan, sudah dua hari korban dan saksi tetap truama. Korban juga sering nangis ingin kalungnya kembali,” tutup Fitria.

Kapolsek Mangaran AKP Iwan Sumantri, menerangkan, begitu mendapat laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik juga mngamankan sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kami sudah menemukan sepeda motor sesuai nopol yang terekam CCTV. Ternyata hanya nopolnya yang sama, dan pemilik motor bukan pelaku. Diduga kuat nopol yang digunakan maling hanya meniru saja. Berikutnya pelaku masih dalam penyelidikan,” pungkas AKP Iwan. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#jambret #cctv