RADARSITUBONDO.ID - Isrosida, 51, berteriak begitu melihat dapur miliknya dikuasai si jago merah, Jumat (13/2) pukul 8.30. Kini dapur milik warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, tersebut sudah rata dengan tanah. Kerugian mencapai Rp 15 juta.
Rosida menceritakan, setelah memasak air di dapur, dirinya langsung mencari rumput di belakang dapur. Tidak lama kemudian, dia mencium aroma hangus dari dalam rumahnya. Begitu dilihat, dapurnya sudah terbakar.
“Saya mendekat ke dapur setelah mencium bau hangus dari arah dapur. Begitu dekat, ternyata dapur saya sudah terbakar,” ujar Rosida.
Dia mengaku tidak punya daya selain berteriak pada saat melihat api yang mengusai dapur. Beruntung warga sekitar kompak melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Selain itu, dua unit damkar datang tepat waktu.
“Saya merasa rumah akan habis terbakar juga, tapi warga kompak termasuk damkar datang tepat waktu hingga api bisa dipadamkan. Tidak sampai merembet ke rumah,” ujar Rosida.
Koordinator BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan sebenarnya rumah yang terbakar milik Muhammad Suruji, 50, namun dikontrak oleh Rosida. Rosida tinggal seorang diri dan saat terjadi kebakaran ada di luar rumah.
“Tidak ada korban luka maupun jiwa, untuk kerugian Rp 15 jutaan. Kebakaran diduga dipicu oleh regulator gas yang bocor. Penyebab lebih pasti masih dalam penyelidikan,” pungkas Puriyono. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono