RADARSITUBONDO.ID -Sejumlah ruko di pasar tradisional, Desa Widoropayung, Kecamatan Besuki, dibobol maling, Jumat dini hari (6/3). Kejadian Itu mengakibatkan para pedagang mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Enju, 55, salah satu pedagang di pasar Desa Widoropayung, mengaku mengetahui rukonya dibobol maling pada saat ingin membuka ruko pada pukul 5.00. Begitu berada di depan ruko, kondisi pintu sudah terbuka.
"Habis salat Subuh saya mau buka ruko, ternyata pintu ruko sudah rusak, gembok juga dirusak. Isi dalam ruko juga berantakan,” ujar Enju.
Pedagang sembako tersebut menegaskan, barang yang dicuri dari tokonya berupa barang-barang yang mahal seperti rokok, gula, dan bahan sembako lainnya. Termasuk uang hasil penjualan di dalam kotak ludes tak tersisa.
“Kerugian kami sangat banyak, kurang lebih Rp 10 jutaan. Ada-ada saja musibah pada bulan Ramadan. Yang dicuri bukan milik saya saja, milik pedagang sebelah juga ada yang dicuri. Kurang lebih lima ruko yang dibobol,” imbuh Enju.
Turyani yang juga berjualan di pasar tersebut mengatakan, peristiwa pencurian memang lagi jadi perbincangan. Namun ruko miliknya tidak sampai tercongkel oleh maling. Ke depan dia hanya berharap agar pasar lebih aman.
“Kami berharap ke pihak yang berwajib dan petugas keamanan pasar untuk penjagaan yang lebih ketat. Setidaknya setoran pedagang setiap hari tidak sia-sia,” tutup Turyani. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono