Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Viral! Damkar Situbondo Tak Cuma Padamkan Api, Pikap Mogok hingga Kucing Nyemplung Got Ikut Ditangani

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 3 April 2026 | 20:20 WIB
BANTU WARGA: Angota Damkar Situbondo, mengevakuasi mobil mogok di Jalan Raya, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kamis malam (2/4) pukul 20.30. (HUMAIDI/JPRS)
BANTU WARGA: Angota Damkar Situbondo, mengevakuasi mobil mogok di Jalan Raya, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kamis malam (2/4) pukul 20.30. (HUMAIDI/JPRS)

 RADARSITUBONDO.ID - Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Situbondo memiliki  multifungsi. Warga tak hanya memfungsikannya sebagai petugas untuk memadamkan kebakaran. Pikap mogok pun laporan ke damkar.

Meski bukan tugas utamanya, pengaduan pikap mogok di tengah jalan saja tetap direspon cepat oleh petugas damkar. Tidak diabaikan.

Secara umum, tugas Damkar sebenarnya fokus terhadap penanganan gawat darurat terjadinya kebakaran di Kabupaten Situbondo. Yaitu meliputi pencegahan, pemadaman, dan penyelamatan (penanggulangan) kebakaran serta bencana-bencana lain. Namun fakta di lapangan, Damkar Situbondo, bisa melakukan di luar kewajibannya.

“Saya tahunya Damkar ya pemadam kebakaran, tapi saya sering baca berita damkar bisa lakukan apa saja, jadi saat pikap saya mogok di jalan mencoba ngubungi damkar juga. Ternyata tetap direspon dan cepat datangnya,” kata Musleh pemilik pikap, pada jurnalis Jawa Pos Radar Situbondo, Jumat (3/4).

Dia mengaku terpaksa menghubungi Damkar karena pikapnya mogok di tengah jalan gara-gara bolt joinnya patah. Akibatnya pikap tidak bisa berjalan hingga membuat jalan raya sempat macet.

“Saat pikap sudah tidak bisa jalan, saya ingat nomor pengaduan damkar. Beberapa menit setelah dihubungi benar-benar datang dan pikap saya diderek hingga tiba ke rumah,” tutur Musleh warga Kecamatan Panarukan.

Kasubag Umum Damnkar Situbondo, Hidayat, mengaku jika banyak laporan dari warga yang tidak berhubungan dengan kebakaran. Dari laporan ponsel hilang di sungai, cincin tidak bisa dilepas, hingga proses mengevakuasi kucing yang masuk dalam got juga menghubungi damkar.

“Yang baru, pikap mogok juga menghubungi Damkar. Karena sudah ada laporan dan kebetulan kami tidak punya kewajiban memadamkan api, ya tetap direspon. Pikap yang alami patah pada gara bolt join juga kami bantu evakuasi,” tutup Hidayat sambil tertawa. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#damkar situbondo #Pemkab Situbondo