Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tragis! Bocah 5 Tahun Hilang Ditemukan Tewas di Sungai, Nyangkut di Bebatuan Dekat Rumah

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 17 April 2026 | 19:17 WIB
PENEMUAN MAYAT: Jenazah Zainal Abidin, warga Dusun Blikeran, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, dievakuasi ke RSUD Situbondo, Jumat (17/4). (HUMAIDI/JPRS)
PENEMUAN MAYAT: Jenazah Zainal Abidin, warga Dusun Blikeran, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, dievakuasi ke RSUD Situbondo, Jumat (17/4). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Zainal Abidin, bocah asal Dusun Blikeran, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, ditemukan tewas di aliran sungai Sampaian Baru, Jumat (17/4). Sebelumnya, sejak Kamis (16/4), bocah lima tahun tersebut  dikabarkan hilang.

Tidak ada yang menyangka jika Zainal Abidin bakal ditemukan tewas di aliran sungai dengan jarak kurang lebih 40 meter dari rumahnya. Padahal, Bocah yang akrab Abi tersebut tidak pernah bermain di tepi sungai.

“Pukul 15.20, Abi lagi bermain di halaman rumah, lalu ditinggal mengangkat jemuran baju oleh ibunya. Begitu balik ke halaman, Abi sudah hilang. Pencarian hanya fokus di pekarangan-pekarangan warga, karena orang tua Abi sendiri juga tidak yakin anaknya bakal pergi ke sungai,” tutur Kadari salah satu warga yang ikut mencari Abi.

Pencarian Abi dilakukan cukup masif. Selain anggota Polres Situbondo, anggota BPBD hingga warga sekitar ikut mencari. Namun pencarian dengan banyak orang tidak membuahkan hasil. Ternyata keesokan harinya Abi sudah ditemukan di tengah aliran sungai, dengan jarak kurang lebih seratus meter dari rumah.

“Jasad korban ditemukan oleh warga di bantaran Sungai Sampean baru, tepatnya di wilayah Dusun Kesambian, Desa Paowan. Itu nyangkut di bebatuan,” ujarnya.

Joko Dwiratno, salah satu saksi mata menyebutkan bahwa korban ditemukan kali pertama oleh warga setempat, dalam posisi tersandar di bebatuan sungai. Sekitar pukul 11.30 langsung dievakuasi oleh warga dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.

“Ibunya yang dapat kabar Abi meninggal langsung tidak sadarkan diri. Yang mendatangi RSUD hanya bapaknya. Tidak tega saya melihatnya,” papar Joko.

Kapolsek Panarukan, AKP Harsono, menerangkan, jenazah Abi sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Sebab hasil pemeriksaan luar, Abi dinyatakan meninggal bukan karena tindakan kejahatan, namun murni akibat tenggelam.

“Setelah dilakukan pemeriksaan luar tim medis memastikan korban meninggal akibat tenggelam. Jasad korban diserahkan kepada orang tuanya,"pungkas Harsono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #bocah tenggelam