Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ojol Dihajar Oknum Polisi Hingga Berdarah! Puluhan Driver Geruduk Mapolres Situbondo, Kasus Berakhir Damai

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 23 April 2026 | 19:58 WIB
CARI KEADILAN: Puluhan ojek online (ojol) mengawal rekannya, Hanif, 28, memasuki halaman Mapolres Situbondo, Kamis (23/4). (HUMAIDI/JPRS)
CARI KEADILAN: Puluhan ojek online (ojol) mengawal rekannya, Hanif, 28, memasuki halaman Mapolres Situbondo, Kamis (23/4). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Sejumlah pekerja ojek online (ojol) ramai-ramai mendatangi Mapolres Situbondo, Kamis (23/4). Mereka kompak mengawal rekannya Hanif, 28, yang diduga dihajar hingga berdarah oleh DK, oknum anggota Polres Situbondo.

Sekitar pukul 14.35 Hanif dikawal puluhan ojol memasuki halaman Mapolres Situbondo. Mereka menggunakan seragam kebanggannya untuk mengawal rekannya yang ingin melaporkan kelakuan DK.

Puluhan ojol yang duduk di kantin disambut hangat oleh Kasatlantas Polres Situbondo. Mereka diajak ngobrol dan diberi pesan agar menjaga kondusivitas. Salah satunya diminta tidak perlu menviralkan kasus yang dialami Hanif ke media sosial (medsos). Sebab, antara Hanif dan DK sudah dipertemukan dan kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Hanif yang berniat untuk mempidanakan DK dikabarkan sudah tidak jadi laporan. Sebagai solusi Hanif mendapat uang ganti rugi.

“Rencana awal memang mau melaporkan oknum polisi itu, tapi tidak tahu. Katanya sudah damai. Padahal teman kami ini sampai lebam dan keluar darah. Kalau dilanjut pasti ditahan pelakunya,” ujar salah satu peserta ojol yang enggan namanya disebutkan.

Informasi dihimpun Jawa Pos Radar Situbondo, sekitar pukul 2.00 dini hari, Hanif mendapat orderan untuk mengantarkan seorang perempuan yang diduga pacar DK. Begitu tiba, perempuan tersebut nekat loncat pagar untuk masuk.

DK yang mengetahui pacarnya dengan laki-laki lain langsung murka, menganggap tukang ojol sebagai selingkuhan dari pacarnya. Padahal pria yang mengantarkan sudah jelas menggunakan atribut ojol. Bukti cat aplikasinya juga ada. Tapi tetap dihajar, bahkan pacarnya juga dihajar.

Yang mengejutkan, pacar DK yang juga kena pukulan melapor ke Mapolres. Saat laporan itulah, pacar DK terkejut. Ternyata DK sudah memiliki istri.

“Udah punya istri masih selingkuh, si oknum ini. Kasusnya perlu diviralkan kelakukan oknum itu,” kata salah satu warga.

Kasatreksrim Polres Situbondo AKP Agung, mengaku belum mengetahui peristiwa oknum polisi yang terlibat pemukulan tersebut. “Saya belum monitor,” kata AKP Agung Singkat.

Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Nanang membenarkan kalau kasus Hanif dan oknum polisi sudah damai.

“Oknum anggota tahti. Damai dah, iya damai,” tutup Nanang. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#polres situbondo #ojol #oknum polisi