RADARSITUBONDO.ID - Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kampung Sukorejo Utara, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Senin (27/4). Kobaran si jago merah menagkibatkan tiga rumah milik warga ludes terbakar. Diduga kuat akibat Korsleting listrik.
Tiga rumah yang terbakar adalah rumah milik Zainul Bahri, 55; Bahrudin, 75 dan Surya Darmali, 13. Dua rumah semi permanen dan satu rumah permanen.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.20. Api kali pertama terlihat oleh Lora Faiq, warga sekitar. Dia langsung berteriak minta tolong sekaligus memanggil pemilik rumah yang tidak sadar jika rumahnya terbakar.
“Yang lihat kebakaran pertama kali adalah Lora Faik. Pemilik rumahnya tidak sadar dan baru keluar setelah lora Faik teriak-teriak meminta pemilik rumah segera keluar,” ujar Puriyono Koordinator BPBD Situbondo.
Yang menegangkan dalam kebakaran tersebut, pada saat lora Faik dan sejumlah warga mendobrak pintu milik Bahrudin yang tak kunjung keluar dari rumah akibat sakit.
Dengan kekompakan warga, Bahrudin berhasil diselamatkan. Bahkan tidak lama setelah dilakukan evakuasi atap rumah rata dengan tanah.
“Dari tiga pemilik rumah yang tidak kunjung keluar hanya Bahrudin. Tapi warga berhasil mengeluarkan korban sehingga selamat dari amukan api,” kata Puriyono.
Sambil menunggu kedatangan Damkar dari Asembagus dan Kota Situbondo, warga berubah jadi pasukan pemadam dadakan. Ember, gayung, selang air rumah tangga semua jadi senjata melawan api yang sudah melahap rumah milik tiga korban.
“Beberapa menit kemudian satu unit damkar wilayah Asembagus tiba di lokasi melakukan pemadaman dan satu unit Damkar wilayah Kota, datang ke lokasi. Sebelumnya warga yang memadamkan, sekaligus berupaya menyelamatkan barang-barang penting,” tegas Puriyono.
Dari pemeriksaan sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik, namun masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Kerugian dari rumah yang ludse terbakar kurang lebih Rp 100 jutaan, kalau korban luka maupun jiwa tidak ada,” tutup Puriyono. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono