RADARSITUBONDO.ID - MS, 17, warga Kampung Lugundang Timur, Desa Talkandang, Kecamatan/Kota Situbondo, harus berbaring di rumah sakit, Senin (27/4). Pengendara sepeda gunung tersebut dihantam pikap dari belakang saat melintas di Jalan Raya Karangasem, Kelurahan Patokan, Kecamatan /Situbondo, Minggu lalu (26/4) sekitar pukul 04.30 dini hari.
Peristiwa pada KM 192.100 Jalur Pantura arah Surabaya itu bermula saat pikap bernopol AG 9371 KJ yang dikemudi BP, 43 tahun, Kabupaten Blitar, melaju dari arah timur ke barat. Kebetulan MS berada di depan.
Begitu tiba di lokasi kejadian, MS yang sedang mengemudi sepeda gunung tiba-tiba menyeberang jalan dari arah selatan ke utara. Akibat jarak yang sudah dekat, pikap diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan hingga menghantam sepeda dari belakang.
Hantaman keras mengakibatkan ban belakang sepeda gunung penyok. Sedangkan MS mengalami luka berat. Korban menderita robek pada telinga kanan, luka lecet di pipi kanan dan kiri, lecet pada tangan kanan, siku kanan, punggung tangan kiri, serta lecet di lutut kiri, kanan, dan telapak jempol kaki kiri.
“Korban sudah mendapat penanganan tim medis, korban MS mengalami luka cukup serius,” tegas Kanitlaka Polres Situbondo Ipda Hariyanto, Senin (27/4).
Kata dia, pengemudi pikap dibawa ke kantor laka untuk dimintai keterangan. Dari hasil keterangan sementara BP yang datang dari luar kabupaten tidak memiliki SIM A.
“Dugaan sementara pengemudi sepeda gunung kurang memperhatikan kendaraan dari belakang pada saat mau menyeberang. Apalagi tidak ada lampu belakang sehingga tidak terlihat,” tutup Hariyanto. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono