Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kakek 69 Tahun Tewas Ditabrak Misterius di Panarukan, Pelaku Kabur!

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 7 Mei 2026 | 21:03 WIB
OLAH TKP: Anggota Kanitlaka Polres Situbondo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raya Desa Wringinanom, Panarukan. (HUMAIDI/JPRS)
OLAH TKP: Anggota Kanitlaka Polres Situbondo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raya Desa Wringinanom, Panarukan. (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - MA, 69, warga Kampung Gelung Krajan Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Wringinanom, Rabu malam (6/5) sekitar pukul 18.00. Nelayan tersebut dinyakan peninggal dunia begitu tiba di Puskesmas Panarukan.

Kecelakaan maut terjadi di KM 188.900 jalur Surabaya-Situbondo. Saat itu korban mengendarai sepeda motor bernopol P 4097 DM melaju dari arah barat ke timur, dengkan yang menabrak berada di belakang korban.

Begitu tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba kendaraan yang identitasnya belum diketahui menabrak bagian belakang motor korban. Akibat benturan keras, korban langsung tersungkur ke badan jalan.

“Korban mengalami luka robek di kepala, tangan kanan, dan jari tangan kanan. Nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis puskesmas panarukan,” ujar Kanitlaka Polres Situbondo AKP Hariyanto, Kamis (7/5).

Akibat kecelakaan itu, sepeda motor korban ringsek parah pada bagian belakang, jok sobek, kaca belakang pecah, dan body depan sebelah kiri lecet.

“Korban yang berprofesi sebagai nelayan ini diketahui tidak memiliki SIM C,” ujar Hariyanto.

Dia menegaskan bahwa polisi masih memburu kendaraan pelaku tabrak lari tersebut. Warga yang mengetahui ciri-ciri kendaraan diimbau segera melapor.

“Untuk pelaku yang diduga menabrak masih dalam penyelidikan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap identitas terduga penabrak,” tutup Hariyanto. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#laka lantas #tabrak lari