RADARSITUBONDO.ID - Silfi, warga Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus, mendatangi Polsek Banyuputih, Jumat (15/5). Perempuan 21 tahun itu melaporkan pelaku copet yang terekam CCTV saat pemberangkatan haji, di pondok pesantren sukorejo, Rabu malam (13/5).
Wafi, suami Silfi, mengatakan, dirinya mengantarkan keluarganya yang berangkat haji mengikuti rombongan KBIHU Ibrahimy dan Hafas Sukorejo. Di tengah warga yang berdesakan, ponsel milik Silfi tiba-tiba hilang.
“Istri saya tidak sadar saat ponselnya hilang. Baru sadar setelah mau ambil ponsel yang ada di sakunya. Begitu tahu ponselnya hilang hanya bisa nangis. Apalagi ponsel baru beli,” kata Wafi.
Keesokan hari, Wafi mencoba mendatangi pengusrus Pesantren Sukorejo untuk melihat rekaman CCTV. Ternyata ponsel yang hilang bukan jatuh, tapi dicopet oleh seorang pria parobaya. Berpeci hitam dan menyandang tas slempang.
“Dalam rekaman CCTV terlihat jelas seorang pria sekitar umur 55 membuntuti istri saya dan mengambil ponsel di saku istri saya. Lokasinya tepat di depan gerbang masuk santri putra Sukorejo,” tegas Wafi.
Dia menegaskan, sudah melengkapi bukti-bukti pencurian ponsel milik sang istri. Selanjutnya melaporkan ke Kantor Polsek Banyputih. Sebab wajah pelaku sudah terekam jejas dan polisi tinggal melacak keberadaan pelaku.
“Bukti rekaman sudah ada, saya sudah laporan ke Polsek Banyuputih. Selain itu saya juga mengirim video pelaku saat beraksi ke media sosial. Siapa tahu ada yang kenal dengan wajah pelaku bisa ngubungi saya,” tutup Wafi. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono