Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Karyawan PT PMMP Ultimatum Perusahaan, Pertemuan Berikutnya Disebut Jadi Kesempatan Terakhir

Ahmad Rifa'ie • Jumat, 15 Mei 2026 | 20:28 WIB
TAK ADA AKTIVITAS: Sejumlah kendaraan melintas di depan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) yang kini hampir tidak lagi beroperasi, Jumat (15/5). (Ahmad Rifa
TAK ADA AKTIVITAS: Sejumlah kendaraan melintas di depan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) yang kini hampir tidak lagi beroperasi, Jumat (15/5). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Karyawan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) menilai pertemuan mendatang dengan pimpinan tertinggi perusahaan akan menjadi pertemuan terakhir. Pasalnya, jika pihak perusahaan kembali tidak hadir atau hanya memberikan janji tanpa kepastian, para karyawan mengaku tidak akan lagi memberikan ruang toleransi.

Selama kurang lebih dua tahun terakhir, berbagai pertemuan dan mediasi telah dilakukan, baik yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) maupun DPRD. Namun, menurut para karyawan, seluruh pertemuan tersebut hanya berakhir dengan janji tanpa penyelesaian yang jelas.

Karena itu, mereka berharap pertemuan yang nantinya kembali dijadwalkan DPRD sudah menghasilkan keputusan yang adil bagi kedua belah pihak, khususnya terkait penyelesaian tunggakan gaji. “Meski belum ada informasi lebih lanjut soal kapan akan dipertemukan, itu sudah menjadi pertemuan terakhir bagi kami dengan pihak perusahaan,” kata Humaidi, salah satu karyawan PT PMMP, jumat (15/5).

Humaidi menegaskan, para karyawan tidak ingin lagi hanya diberi janji. Sebab, selama bertahun-tahun mereka menunggu penyelesaian, namun hingga kini belum juga ada kepastian. “Kemarin dari DPRD Komisi IV sudah menemui pimpinan tertinggi perusahaan dan berjanji akan datang bertemu dengan kami. Mudah-mudahan tidak sama seperti pertemuan sebelumnya,” tambahnya.

Humaidi menjelaskan, hingga saat ini belum ada informasi lanjutan mengenai jadwal pertemuan tersebut. Apalagi, pimpinan Komisi IV DPRD saat ini sedang melaksanakan ibadah haji sehingga kemungkinan pertemuan baru bisa dilakukan setelah kembali ke Situbondo. “Kami akan menunggu sampai kapan pun jadwalnya. Mungkin setelah pulang dari haji nanti,” ungkapnya.

Menurut Humaidi, sikap tegas itu diambil karena persoalan yang terjadi sudah terlalu lama dan harus segera diselesaikan dengan cara apa pun. “Pada intinya, tunggakan gaji yang harus terlebih dahulu diselesaikan. Masalah pesangon bisa nanti, karena gaji itu adalah hak kami,” tegasnya.

Dia berharap pertemuan yang dianggap sebagai kesempatan terakhir itu dapat membuahkan hasil sehingga persoalan tidak perlu berlanjut ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). “Harapan saya semoga ini cepat selesai agar tidak berlarut-larut, dan mudah-mudahan pimpinan tertinggi perusahaan bisa datang ke sini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo Moh Faisol belum memberikan kepastian terkait jadwal pertemuan. Sebab, saat ini dirinya tengah melaksanakan ibadah haji. Terkait jaminan penyelesaian persoalan tersebut, ia juga belum memberikan penjelasan lebih lanjut. “Kita lihat dulu,” ujarnya singkat. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #PMMP