RADARSITUBONDO.ID - Penyidik Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Banyuwangi, mendatangi rumah Dinar, 19, warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Senin (1/6). Dua anggota TNI AL melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendalami dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Prada Royhan.
Firma Ananda, kakak kandung Dinar menegaskan, personal POMAL yang turun ke lokasi kejadian ada dua orang. Tujuannya untuk memastikan dan memeriksa titik lokasi penganiayaan. "Petugas POMAL Banyuwangi datang untuk olah TKP. Cek lokasi saja,” ujar Firma.
Selain memeriksa lokasi penganiayaan, petugas POMAL juga memeriksa lantai dua. Area tersebut merupakan posisi teman Dinar saat merekam video penganiayaan secara diam-diam. Petugas juga menggali informasi mengenai cara Prada Royhan masuk ke dalam rumah.
"Saya jelaskan ke petugas bahwa pelaku masuk lewat pintu samping. Apa yang ditanyakan ya saya jawab dengan jujur,” ucap Firma.
Dia menceritakan, bahwa Dinar didampingi bapak ibunya berada di kantor POMAL Banyuwangi. Yaitu dimintai keterangan atas laporan yang sudah diadukan. “Bapak, ibu, dan adik saya masih di kantor POMAL Banyuwangi. Diperiksa di sana. Bapak dan ibu saya gak mungkin mau kalau dijak damai. Ini urusan nyawa adik saya,” pungkas Firma. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono