Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

SPPG Mimbaan 003 Disuspensi Diduga Gara-Gara IPAL Bermasalah, Distribusi MBG ke Sekolah Terhenti

Ahmad Rifa'ie • Senin, 8 Juni 2026 | 20:48 WIB
MASIH DIPERBAIKI: Sejumlah pekerja terlihat berada di depan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mimbaan 003, Kecamatan Panji, Senin (8/6). (Ahmad Rifa
MASIH DIPERBAIKI: Sejumlah pekerja terlihat berada di depan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mimbaan 003, Kecamatan Panji, Senin (8/6). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mimbaan 003, Kecamatan Panji, berhenti beroperasi ternyata bukan karena anggaran atau dana belum cair. Tetapi akibat mendapatkan suspensi akibat persoalan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar.

Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah warga dan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencari tahu penyebab terhentinya distribusi makanan dari SPPG tersebut. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, jika persoalan utamanya adalah anggaran, seharusnya seluruh SPPG mengalami hal yang sama. Namun, faktanya masih banyak SPPG lain yang tetap beroperasi.

"Kalau memang karena anggaran, kenapa yang lain masih berjalan? Kok hanya di sana yang belum buka. Kalau persoalannya sama, seharusnya yang lain juga berhenti," ujarnya, Senin (8/6).

Apalagi, lanjut dia, berdasarkan berbagai informasi yang beredar di media, SPPG Mimbaan 003 mendapat suspensi karena persoalan IPAL yang dinilai belum sesuai standar. Akibatnya, dapur MBG tersebut untuk sementara tidak dapat beroperasi dan menghentikan pengiriman makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

"Jadi aneh kalau alasannya dana belum cair, sementara SPPG lain masih berjalan. Informasi yang beredar justru menyebutkan persoalan IPAL," tambahnya.

Dia juga menyebut terdapat beberapa SPPG lain yang mengalami kondisi serupa. Dari informasi yang diterimanya, sedikitnya ada lima SPPG yang mendapat suspensi akibat persoalan sama yaitu IPAL.

Sementara itu, salah satu wali murid penerima manfaat MBG dari SPPG Mimbaan 003 membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada lagi pengiriman makanan ke sekolah anaknya. "Iya, sampai sekarang masih belum ada pengiriman MBG dari sana. Saya juga belum tahu kapan akan kembali berjalan," ujarnya.

Selain itu Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo sekaligus Ketua Satgas MBG Situbondo, Akhmad Yulianto, menjelaskan bahwa terdapat lima SPPG yang mendapat suspensi karena persoalan IPAL berdasarkan laporan Kreg dan KPPG kepada tim pengawas.

Kelima SPPG tersebut yakni SPPG Situbondo Panarukan Sumberkolak, SPPG Situbondo Panji Kayuputih, SPPG Situbondo Panji Mimbaan 003, SPPG Situbondo Jatibanteng, dan SPPG Situbondo Banyuglugur Kalianget.

Selain itu, SPPG Situbondo Panji Mimbaan 002 dan SPPG Situbondo Talkandang 002 juga mendapat suspensi karena persoalan infrastruktur, fasilitas, dan tata kelola.

"Kelima SPPG tersebut tersuspensi karena persoalan IPAL, sedangkan dua SPPG lainnya karena masalah infrastruktur, fasilitas, dan tata kelola," kata Yuli.

Yuli menambahkan, terdapat 12 SPPG lainnya yang menghentikan operasional akibat keterlambatan pencairan dana dari Badan Gizi Nasional (BGN). SPPG tersebut antara lain Panji Mimbaan, Kalibagor, Jatibanteng, Talkandang, Trebungan, Kertosari, Dawuhan, Mimbaan 4, Tanjung Pecinan, Kendit, Katakan, dan Besuki 3. "Sementara itu, penghentian operasional pada SPPG tersebut berkaitan dengan keterlambatan Virtual Account (VA) karena anggaran atau sistem VA BGN yang masih terblokir," tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, Jawa Pos Radar Situbondo belum memperoleh keterangan resmi dari pihak SPPG Mimbaan 003 terkait penyebab pasti suspensi maupun kapan operasional dapur akan kembali dibuka.

Upaya konfirmasi kepada Kepala SPPG Mimbaan 003, Toriq, pada pukul 12.14 WIB belum mendapatkan respons. Panggilan telepon yang dilakukan tidak dijawab, sementara pesan yang dikirim melalui WhatsApp juga belum mendapat balasan hingga berita ini ditulis. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#sppg situbondo #MBG #BGN