RADARSITUBONDO.ID - Komentar camat Banyglugur, Arif Bhirawa Noraga, yang mengatakan tidak ada pembuangan limbah dari PT. Fuyuan terpatahkan. Sebab salah satu nelayan sudah mengambil video baru tentang pipa yang mengeluarkan air keruh, Minggu (21/6).
Sebelumnya, Kamis, (18/6) nelayan yang merasa resah dengan keberadaan pipa misterius di tengah laut menginginkan agar pihak terkait turun tangan untuk meninjau langsung ke lokasi. Akhirnya pada hari Jumat (19/6) Camat Banyugluglugur, bersama Forkopimcam yang terdiri dari Polsek dan Koramil serta dinas lingkungan hidup (DLH) turun ke lokasi.
Namun, hasil tinjau tersebut dianggap tidak menjawab keresahan nelayan. Sebab Camat berkomentar bahwa video yang beredar adalah unggahan lama.
Camat juga dengan tegas menyatakan jika saat meninjau lokasi tidak menemukan adanya pembuangan limbah. Pucuk pipa yang menyemburkan air keruh juga dianggap tidak mengapung.
Bahkan komentar camat memastikan jika dua pipa milik PT. Fuyuan dan PT Green One Biotechnology sudah tidak digunakan, apalagi membuang limbah seperti dalam video yang diviralkan nelayan.
“Kami kira setelah Forkopimcam turun ke lokasi Pipa bakal ditenggelamkan, terus tidak ada air keruh lagi. Hari ini (Minggu) saya merekam lagi. Air keruh keluar lagi dari pipa,” ujar nelayan berinisial MS, 40.
Diakui, video yang beredar sebelumnya memang video lama. Namun keberadaan air keruh itu selalu muncul di dalam satu tahun terakhir ini. Nelayan yang melihat langsung bukan satu orang.
“Saya sudah lama menyuarakan, tapi tetap saja begitu. Urusan di laut kami mungkin lebih tahu, apalagi kami ya, yang terdampak,” tegasnya.
Elfira Penerjemah PT. Fuyuan, saat dikonfirmasi temuan video teranyar pada pukul 13.33 hanya membaca pesan. Hingga pukul 14.22 tetap tidak membalas konfirmasi jurnalis Jawa Pos Radar Situbondo.
Kepala Bidang Pengendalian (Kabid) Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mengaku bakal melakukan pengecekan ke lokasi jika ada pengeluaran limbah yang baru. “Besok (hari ini) bakal kami cek,” kata Seta singkat. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono