Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Cukup Lakukan Ini di Rumah, Tutorial Mengolah Pupuk Organik Pakai Metode Takakura

Redaksi • Rabu, 14 Februari 2024 | 23:16 WIB
Tata cara mengolah sampah organik agar menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman.
Tata cara mengolah sampah organik agar menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman.

RadarSitubondo.id – Tidak  semua jenis sampah harus dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), karena beberapa jenis sampah masih bisa dimanfaatkan.

Dikutip dari Radar Banyuwangi, sampah rumah tangga yang diangkut ke TPA di Situbondo bisa mencapai 45 ton per hari.

Gas yang dihasilkan dari sampah tersebut telah dimanfaatkan oleh warga sekitar TPA untuk sumber energi kompor, namun sebenarnya masih ada sampah organik lain yang dapat dimanfaatkan di masing-masing rumah.

Mulai dari sisa-sisa potongan sayur hingga kulit buah dan bawang dapat diolah menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode Takakura.

Alat yang diperlukan sangat sederhana, yaitu keranjang apapun yang berongga beserta penutupnya, kardus, kain hitam, 2 bantal sekam, pupuk starter, dan tentunya sampah organik di rumah yang sudah dipotong kecil-kecil.

Langkah yang dilakukan untuk membuat pupuk Takakura pun mudah. Pertama, lapisi sisi dalam keranjang berongga menggunakan kardus, lalu letakkan satu bantal sekam di dasarnya.

Kemudian, masukkan pupuk starter hingga memenuhi seperempat kapasitas keranjang. Pupuk ini selanjutnya diaduk dengan potongan sampah organik yang dimasukkan hingga memenuhi tiga perempat keranjang.

Setelah potongan sampah organik dan pupuk starter tercampur rata, letakkan bantal sekam terakhir di atasnya, lalu tutup keranjang dengan kain hitam dan penutup.

Selanjutnya, buka keranjang 2 hari sekali untuk mengaduk lagi campuran pupuk, supaya suhu dan kelembaban pupuk tetap terjaga sekaligus memantau proses penguraiannya.

Proses penguraian pupuk Takakura berlangsung selama 2 hingga 4 minggu, tergantung ukuran potongan sampah.

Semakin kecil dan tipis potongan sampah organik, maka proses penguraian sampah menjadi pupuk akan semakin cepat.

Pupuk Takakura dapat dikatakan berhasil jika tekstur akhirnya mirip dengan pupuk starter yang digunakan di awal pembuatan.

Hasil akhir dari pembuatan pupuk dari sampah organik tersebut pada akhirnya dapat digunakan untuk menyuburkan tumbuhan pribadi, maupun dijual untuk tambahan penghasilan. (Amira Dhisa Fakhira)

Editor : Ali Sodiqin
#tutorial #sayur #Takakura #buah #pupuk organik