Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bagaimana Resiko Tidur Setelah Makan Sahur? Ini Penjelasan Medis dan Dampak Buruknya

Muhammad Khoirul Rizal • Jumat, 22 Maret 2024 | 23:15 WIB
Ilustrasi. (ig @diamondsleep.id)
Ilustrasi. (ig @diamondsleep.id)

RadarSitubondo.id - Aktivitas makan sahur hanya ada di bulan suci Ramadhan.

Makan sahur merupakan salah satu ibadah bagi mereka yang hendak melakukan ibadah puasa.

Santap sahur dilakukan setelah tengah malam sampai dengan sebelum waktu subuh.

Karena waktunya yang masih malam ini banyak orang yang akhirnya tidur lagi setelah makan sahur.

Hal ini karena biasanya saat waktu sahur tiba, tubuh masih dilanda rasa kantuk.

Sehingga tidak sedikit orang yang tidur lagi usai makan sahur.

Lantas bagaimana dampak tidur setelah makan sahur?

Berikut ini adalah penjelasan medis dampak buruk tidur setelah makan sahur bagi kesehatan yang dikutip dari instagram @nunonline_id

Tidur setelah makan sahur, bukanlah tidur yang berkualitas.

Sebab dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan di antaranya asam lambung dapat naik ke kerongkongan.

Bisa terjadi Gerd karena katup yang menutup asam lambung dan esofagus tidak berfungsi sempurna sehingga dapat mengganggu pencernaan.

Menurut medis, tidur yang dibolehkan adalah 3 jam setelah makan.

Hal ini untuk menghindari keluhan seperti nyeri perut, perut kembung dan sleep apnea.

Jadi tidak disarankan untuk tidur setelah makan sahur karena berdampak buruk pada kesehatan. (*)

Editor : Edy Supriyono
#makan sahur #ramadhan #medis #puasa #kesehatan