RadarSitubondo.id - Ibadah puasa Ramadhan menjadi hal yang wajib dilakukan bagi umat islam.
Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan salah satu dari lima rukun Islam.
Ibadah puasa Ramadhan dilakukan selama sebulan penuh lamanya.
Mereka yang melakukan puasa Ramadhan harus dalam keadaan suci dari hadas.
Maka dihukumi batal atau tidak sah berpuasa saat orang tersebut keluar mani bagi laki-laki atau haid bagi perempuan.
Lantas bagaimana hukumnya dalam keadaan belum mandi junub saat pagi hari di bulan Ramadhan?
Dikutip dari instagram resmi Muhammadiyah @lensamu, dalam keadaan junub di malam hari hingga terbit fajar tetap boleh melakukan puasa.
Asalkan pada saat fajar, seorang hamba harus langsung mandi wajib atau mandi besar.
"Seorang muslim yang masih dalam keadaan junub hingga terbit fajar, boleh bersuci saat fajar atau setelah terbit fajar kemudian melanjutkan puasanya," tulis penjelasan tersebut.
Jadi pelaksanaan mandi wajib bagi orang yang akan berpuasa boleh dilakukan setelah terbit fajar.
Hal ini mengacu pada hadist, Nabi Muhammad SAW "Rasulullah SAW pernah memasuki waktu fajar di bulan ramadhan, sedang ia dalam keadaan junub karena mimpi. Maka mandilah dan kemudian berpuasa," (HR Muslim). (*)
IG @lensamu
Editor : Edy Supriyono