Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

3 Waktu yang Dilarang Tidur dalam Islam, Bisa Berdampak ke Rejeki hingga Kesehatan

Muhammad Khoirul Rizal • Minggu, 12 Mei 2024 | 14:31 WIB
Ilustrasi tidur. (ig @seaworld.id)
Ilustrasi tidur. (ig @seaworld.id)

RadarSitubondo.id - Saat tubuh lelah, tidur adalah solusi untuk mengembalikan tenaga.

Tidur merupakan waktu istirahat yang dibutuhkan oleh manusia.

Tidur adalah sebuah kebutuhan agar tubuh kembali fit setelah seharian letih beraktivitas.

Meski begitu tidak semua tidur itu dianjurkan, ada waktu dimana sebaiknya tidak tidur.

Tiga waktu yang dilarang tidur ini sebaiknya harus dihindari.

Hal ini karena berdampak pada rezeki hingga kondisi kesehatan.

Kapan waktu-waktu yang dilarang tidur?

Dikutip dari artikel Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) ada tiga waktu larangan tidur dari Rasulullah SAW.

Pertama, tidur setelah sholat shubuh. Sudah banyak dibahas bahwa tidur setelah sholat shubuh dapat mempersempit rezeki.

Dalam kitab Al-fawaidu Al-Mukhtarah, hal. 590, Habib Zain bin Smith mengatakan "Tidur setelah shubuh menghilangkan keberkahan rezeki dan keberkahan umur. Sebab berkahnya umat ini ada di waktu pagi, yakni waktu setelah shalat shubuh sampai terbitnya fajar".

Kedua, tidur setelah ashar, tidur di sore hari bisa membuat hilangnya daya aktif akal manusia.

Bahkan menurut KH. Abdullah Makshum Jauhar tidur setelah ashar dapat menyebabkan gangguan mental.

Ketiga, tidur sebelum sholat isya, waktu tidur yang dimakruhkan berikutnya ialah setelah sholat maghrib tapi belum waktu isya.

Disebutkan berbagai macam gangguan pikiran akan terjadi jika kalian tidur sebelum mengerjakan sholat isya. (*)

Editor : Edy Supriyono
#islam #rezeki #sholat #asar #Ashar #tidur #aktif #Maghrib #dilarang #Isya #kesehatan #nabi muhammad saw #shubuh