RadarSitubondo.id – Mangga arum merah berhasil dikembangkan di Kabupaten Situbondo.
Berawal dari bibit tunggal yang ada di salah satu rumah warga di Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, Situbondo, kini bibit buah mangga yang memiliki nilai ekonomis tinggi ini berhasil diperbanyak.
Pemkab pun sudah mendaftarkannya ke Kemenkumham RI sebagai mangga khas Situbondo.
Pilihan menjadikan mangga Arum Merah sebagai buah milik Kabupaten Situbondo bukan tanpa alasan. Salah satunya, varietas mangga yang satu ini hanya ada di Situbondo. yakni, di Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa.
“Jadi, di Desa Bayeman pun hanya ada satu pohon, di sekitarnya tidak ada. Makanya kemudian kita kembangkan agar tidak punah. Sekarang untuk entres saja sudah ada sekitar 500 pohon yang kita tempatkan di kebun benih di Desa Gelung,” terang Kepala Dispertangan Situbondo, Dadang Aries Bintoro, Rabu (05/06).
Entres adalah calon bagian atas atau tajuk tanaman yang di kemudian hari akan menghasilkan buah berkualitas unggul.
Mangga arum merah sangat rupawan. Terutama saat sudah masak. Pada umumnya, mangga identik dengan warna hijau pada bagian kulit. Namun, yang ini berwarna merah segar dan menyala.
“Jadi untuk memikat daya tarik pasar sangat besar,” tegasnya.
Keadaan itulah yang diharapkan nantinya akan banyak elemen yang akan tertarik untuk membeli. Tidak hanya secara lokal, tapi juga luar Situbondo.
“Arum Merah ini memiliki keunggulan selain rasanya manis, ukurannya besar, lebih besar dari pada mangga arum pada umumnya. Kemudian, mampu menghasilkan buah sebanyak 80 - 123 kilogram dalam satu batang serta bentuk buahnya seragam,” ungkap Dadang.
Dia mengaku, mangga arum merah memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Saat ini buah unggulan tersebut dijual dengan harga Rp 50 ribu perkilogram.
Baca Juga: Suami Laporkan Istri Dugaan Perzinahan Juga Siapkan Pasal Pornografi
“Produksi mangga Arum Merah satu tahun mencapai 80 -123 kilogram dalam satu pohon. Jika dikomersialkan bisa mendapatkan uang jutaan rupiah pertahun,” jelasnya.
Dadang menambahkan, untuk pengembangan mangga arum merah dilakukan penanaman bibit mangga di beberapa lahan yang ada di Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa.
Termasuk juga di halaman kantor organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemberian bibit kepada kelompok tani.
“Varietas unggul mangga arum merah ini juga sudah didaftarkan kepada Kemenkumham,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin