RadarSitubondo.id - Di momen maulid Nabi Muhammad SAW, pengasuh pondok pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo mencontohkan hidup sederhana Rasulullah SAW.
Pengasuh pondok Sukorejo KHR Azaim Ibrahimy banyak berdakwah memberikan pengajian seputar suri tauladan Rasulullah SAW.
Dalam suatu momen pengajian yang diunggah saluran resmi media Sukorejo S3TV, Kiai Azaim mencontohkan salah satu kesederhanaan hidup Nabi Muhammad SAW.
Dimana KHR Azaim menjelaskan tentang bagaimana baginda Nabi Muhammad SAW pernah mengganjal bagian perutnya dengan batu.
Tujuannya Rasulullah SAW melakukan hal tersebut yakni ialah untuk mengurangi rasa lapar.
"Kisah baginda nabi yang sampai mengikat perut beliau dengan diselip, diberi batu, nah ini jangan dinilai nabi kelaparan," katanya.
Menurut Kiai Azaim cara demikian dilakukan Nabi Muhammad SAW untuk memilih hidup seperti orang miskin.
KHR Azaim menambahkan, memang setelah diteliti mengenai hadist tersebut, memang ada batu yang bisa menahan rasa lapar.
"Ada jenis batuan, batu yang hitam, dingin. Itu ketika ditempelkan ke lambung akan mengurangi rasa lapar, ada energi, ada khasiatnya. Bisa menyerap suhu panas akibat kelaparan itu," tambahnya.
Video mengenai tauladan Rasulullah SAW yang dicontohkan KHR. Azaim yang hidup sederhana tersebut diunggah langsung melalui kanal resmi pesantren. (*)
Editor : Ali Sodiqin