Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kiai As’ad Seorang Penulis, berikut Daftar Karya Tulis KHR As’ad Syamsul Arifin

Redaksi • Jumat, 1 November 2024 - 20:59 WIB
KHR As’ad Syamsul Arifin. (Dok Pesantren Sukorejo)
KHR As’ad Syamsul Arifin. (Dok Pesantren Sukorejo)

RadarSitubondo.id – Hampir semua segmen kehidupan dan medan perjuangan pernah dijalani oleh almarhum KHR As’ad Syamsul Arifin.

Beliau adalah seorang kiai yang mengasuh pondok pesantren besar. Pemikir yang ide-idenya selalu diharapkan. Pernah berdagang nampan di masa mudanya. Seorang pejuang kemerdekaan. Hingga Singa podium yang khutbah-khutbahnya ditunggu-tunggu ribuan umat.

Beliau pernah aktif dalam dunia politik. Sebagai bukti, KHR As’ad Syamsul Arifin pernah aktif di Majelis Konstituante, dan konon beliau pernah ditawari jabatan Menteri Agama oleh Presiden Soekarno pada era Nasakom. Namun beliau menolaknya.

Dan, masih ada satu kegiatan etape hidup KHR As’ad Syamsul Arifin yang banyak tidak diketahui oleh publik. Yaitu Kiai As’ad sebagai penulis.

Dari arsip Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, terdapat beberapa karya tulis yang merupakan hasil karya dari KHR As’ad Syamsul Arifin.

Banyak karya yang beliau lahirkan dalam berbagai bidang. Seperti fikih, akidah, tasawuf, tarikh, dan beberapa syair-syair berbahasa Madura.

Jika dilihat dari isi karya-karya beliau, tampaknya tulisan beliau lebih kepada tulisan refleksi menyikapi persoalan-persoalan yang muncul pada waktu itu.

Dan, objek tulisan tersebut adalah masyarakat awam di daerah Madura dan sekitar Tapal Kuda.

Maka tak heran, ada beberapa karya yang beliau susun menggunakan bahasa Madura, seperti:

1. Syair akidah Asya’ari-Maturidi berbahasa madura bertajuk “Aqaid Saeket”.

Aqaid Saeket yang bermakna akidah 50 adalah karya Kiai As’ad menjelaskan Asya’ari-Maturidi. Meliputi rukun Islam, rukun Iman, konsep Ihsan.

Karya ini sampai sekarang menjadi bacaan rutin di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan beberapa daerah di Tapal Kuda, umumnya menjelang shalat Isya’.

Menurut cerita syair ini adalah karya KHR As’ad dan ayahandanya, KHR Syamsul Arifin.

2. Isra’ Mikraj

Karya ini lebih kepada refkleksi Kiai As’ad terhadap peristiwa Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Dalam catatan, kitab ini ditulis 27 Syawal 1391 atau bertepatan dengan 17 Desember 1971.

Sampai saat ini, ketika perayaan Isra’ Mikraj di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, karya Kiai As’ad ini selalu dibaca secara bersama dipandu oleh beberapa santri yang ditunjuk oleh panitia.

3. Risalah Tauhid

Kitab berbahasa Madura ini terdiri dari 42 halaman. Jika di lihat dari isi keseluruhan kitab ini, maka kitab ini seperti sebagai bekal bagi alumni Pesantren Sukorejo ketika terjun di masyarakat.

Itulah beberapa karya yang ditulis oleh KHR As’ad Syamsul Arifin.

Menarik, karena kiai as’ad termasuk kiai dengan mobilitas yang tinggi, ngurusi NU, pesantren, umat dan bahkan masalah kenegaraan. Tetapi beliau masih sempat menulis. Tentu ini bukanlah pekerjaan yang mudah. (*)

Diambil dari buku KHARISMA KIAI AS’AD di Mata Umat karya Syamsul A. Hasan

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #salafiyah syafi'iyah #pondok pesantren #pahlawan nasional #kiai as'ad #Sukorejo #KHR As'ad Syamsul Arifin #karya tulis #penulis