Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kisah Uwais Al-Qorni, Sosok Pemuda Yang Terkenal di Langit

Redaksi • Rabu, 13 November 2024 | 18:54 WIB
ILUSTRASI. (Thumbnail Youtube/Wakaf Salman ITB)
ILUSTRASI. (Thumbnail Youtube/Wakaf Salman ITB)

RADAR SITUBONDO – Uwais al-Qarni adalah seorang tokoh penting dalam sejarah Islam, terutama di kalangan para sufi dan umat Islam secara umum.

Beliau dikenal sebagai seorang yang sangat saleh dan memiliki kedekatan yang luar biasa dengan Allah, meskipun ia tidak pernah bertemu dengan Nabi Muhammad SAW.

Ada beberapa kisah dan kajian mengenai Uwais al-Qarni yang ditemukan dalam berbagai kitab dan literatur Islam.

Uwais al-Qarni berasal dari Yaman, tepatnya dari daerah Qarn, yang dikenal dengan nama "Uwais al-Qarni." Ia hidup pada masa Nabi Muhammad SAW, tetapi tidak pernah bertemu langsung dengan Nabi.

Menurut beberapa riwayat, Uwais al-Qarni sangat ingin bertemu dengan Nabi Muhammad, tetapi beliau terhalang oleh tanggung jawabnya terhadap ibunya yang tua dan sakit.

Dan Uwais al-Qarni dikenal sebagai seorang yang sangat saleh dan taat beribadah. Diceritakan bahwa beliau memiliki banyak kelebihan, terutama dalam hal kesabaran, keteguhan hati, dan kecintaan kepada ibunya. Walaupun hidupnya penuh dengan kesulitan dan kemiskinan, ia selalu berusaha menjaga keimanan dan ketakwaannya.

Salah satu kisah terkenal tentang Uwais al-Qarni adalah pengorbanannya terhadap ibunya yang sakit.

Uwais sangat mendalami kewajiban berbakti kepada ibunya, dan karena itu, ia tidak dapat menemui Nabi Muhammad SAW walaupun sangat ingin bertemu dengan beliau.

Meskipun Uwais tidak pernah bertemu dengan Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad pernah menyebutkan tentang Uwais dalam hadistnya.

Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Sayyidina Umar bin Khattab dan Sayyidina Ali bin Abi Talib, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Di antara umatku, ada seorang lelaki yang tidak pernah bertemu dengan saya, tetapi Allah akan menerima doanya. Dia adalah Uwais al-Qarni." (Hadis riwayat Muslim)

Nabi Muhammad juga menyarankan agar para sahabat mencari Uwais al-Qarni dan meminta doa darinya, karena doanya sangat mustajab di sisi Allah.

Pada suatu waktu, Sayyidina Umar bin Khattab dan Sayyidina Ali bin Abi Talib pergi mencari Uwais al-Qarni setelah mendengar cerita tentangnya dari Nabi Muhammad SAW. 

Bertahun-tahun kemudian, Khalifah Umar RA ingat dengan sabda Rasullah SAW tentang pemuda yang terkenal di langit.

Sejak saat itu, Umar RA selalu mencari kehadirannya dalam rombongan khalifah yang datang dari Yaman.

Mereka akhirnya menemukan Uwais di sebuah tempat yang jauh di Yaman.

Lalu, mereka meminta Uwais untuk berdoa untuk mereka, dan setelah itu, Sayyidina Umar mengatakan, bahwa mereka merasa doa Uwais sangat berpengaruh dan mustajab.

Salah satu pelajaran yang dapat diambil dari kisah Uwais al-Qarni adalah pentingnya doa dan bakti kepada orang tua, terutama ibu.

Uwais tidak pernah mengabaikan tanggung jawabnya terhadap ibunya, meskipun ia sangat ingin bertemu dengan Nabi Muhammad SAW.

Ini menunjukkan betapa tinggi derajat seseorang yang berbakti kepada orang tua, dan Uwais adalah contoh nyata dari hal tersebut.

Terakhir, bagi umat Islam, kisah Uwais al-Qarni mengajarkan tentang kesabaran, ketabahan, dan kepasrahan kepada takdir Allah.

Uwais mengajarkan kita untuk menjaga hubungan baik dengan orang tua, terutama ibu, serta pentingnya berdoa dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Kisahnya juga mengingatkan umat Islam bahwa seseorang bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah meskipun tidak dikenal secara luas oleh manusia.

Secara keseluruhan, Uwais al-Qarni adalah sosok yang sangat dihormati dalam tradisi Islam, baik oleh kalangan sufi maupun umat Islam secara umum, karena kesalehan, keteguhan, dan keikhlasan dalam menjalani hidup. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#hadits #uwais al qarni #nabi muhammad #di Langit #kisah #terkenal