Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jangan Sekadar Fomo, Begini Cara Jaga Komitmen Tarawih 30 Hari

Bayu Shaputra • Rabu, 18 Februari 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi shalat tarawih.
Ilustrasi shalat tarawih.

RADARSITUBONDO.ID - Menjaga konsistensi salat tarawih selama 30 hari Ramadan bukan perkara mudah bagi sebagian umat Muslim. Meski berstatus sunah dan dilaksanakan setelah salat Isya, tarawih memiliki keutamaan besar yang sayang untuk dilewatkan di bulan penuh berkah.

Konsistensi menjalankan tarawih berawal dari niat yang kuat sejak awal Ramadan. Niat tersebut perlu dilandasi tekad untuk meraih pahala maksimal, bukan sekadar mengikuti kebiasaan musiman atau dorongan sosial. Komitmen yang dibangun sejak hari pertama diyakini mampu menjadi fondasi agar ibadah tidak terhenti di tengah jalan.

 Baca Juga: Bukan Sekadar Buah, Ini 7 Makna Jeruk Mandarin Saat Imlek

Selain niat, pengaturan waktu istirahat menjadi faktor penting. Bagi pekerja atau mereka yang memiliki aktivitas padat, tidur siang selama 30 hingga 60 menit dapat membantu memulihkan energi sebelum menjalankan ibadah malam.

Mengatur jam tidur lebih awal juga disarankan agar tubuh tetap bugar saat bangun sahur dan beraktivitas keesokan harinya.

Pemilihan lokasi tarawih pun berpengaruh terhadap konsistensi. Masjid yang dekat dari rumah dapat menghemat tenaga dan waktu di perjalanan. Namun, bagi yang memiliki anak kecil atau keterbatasan tertentu, tarawih berjemaah di rumah bersama keluarga bisa menjadi alternatif praktis tanpa mengurangi kekhusyukan.

 Baca Juga: Alasan Jeruk Mandarin Jadi Hidangan Wajib Saat Imlek, Bukan Buah Lain

Pola makan saat berbuka turut menentukan stamina. Mengonsumsi makanan secara berlebihan berisiko menimbulkan rasa kantuk dan malas bergerak.

Karena itu, disarankan memilih menu bergizi seimbang serta mencukupi kebutuhan cairan agar kondisi tubuh tetap prima hingga malam hari.

Motivasi juga dapat diperkuat dengan membentuk kelompok atau memiliki teman tarawih. Saling mengingatkan melalui grup percakapan atau komunitas masjid dinilai efektif menjaga semangat beribadah selama Ramadan.

Terakhir, doa menjadi penopang utama. Memohon kemudahan dan kekuatan kepada Allah diyakini mampu membantu menjaga istiqamah.

Dengan niat yang kokoh, manajemen waktu yang baik, serta dukungan lingkungan, tarawih 30 hari penuh bukan hal yang mustahil untuk dijalani.

Editor : Ali Sodiqin
#Salat Tarawih