Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Arab Saudi Siapkan 10 Jalur Darat Haji, Jamin Perjalanan Jemaah Lebih Lancar

Bayu Shaputra • Sabtu, 18 April 2026 | 11:45 WIB
PADAT: Para jamaah haji melakukan tawaf di sekitar kakbah, Masjidilharam Makkah, Selasa (25/6).
PADAT: Para jamaah haji melakukan tawaf di sekitar kakbah, Masjidilharam Makkah, Selasa (25/6).

 

RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat infrastruktur pendukung ibadah haji dengan menyiapkan jaringan jalan darat berskala besar guna memastikan kelancaran mobilitas jutaan jemaah setiap tahun.

Melalui Roads General Authority (RGA), sistem transportasi darat ini menjadi bagian penting selain jalur udara, laut, dan kereta api dalam menghubungkan berbagai negara menuju Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Pengembangan jaringan ini mencakup sepuluh jalur utama yang menghubungkan Arab Saudi dengan negara-negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah. Seluruh rute dirancang dengan standar internasional serta dilengkapi sistem keselamatan terpadu.

Infrastruktur tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperlancar arus kendaraan, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal bagi para jemaah selama perjalanan menuju Tanah Suci.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Tumbang dari Madura United, Rivera Ungkap Suasana Ruang Ganti

Dari wilayah timur, jemaah asal negara-negara Teluk memiliki sejumlah pilihan rute strategis yang telah terintegrasi dengan jaringan utama di Arab Saudi. Jemaah dari Kuwait, misalnya, dapat menempuh dua jalur berbeda dengan panjang lebih dari seribu kilometer yang menghubungkan wilayah perbatasan hingga Makkah melalui Riyadh.

Sementara itu, jemaah dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain juga dilayani jalur darat panjang yang melewati kota-kota penting seperti Al-Hofuf, Riyadh, dan Taif sebelum mencapai tujuan akhir.

Akses dari kawasan utara juga disiapkan melalui jalur yang menghubungkan Yordania dan Irak langsung ke wilayah Madinah dan Makkah. Jalur ini menjadi salah satu pintu masuk penting bagi jemaah dari kawasan Levant dan sekitarnya.

Di sisi lain, jemaah dari wilayah selatan seperti Yaman memanfaatkan rute yang melewati Najran dan Abha sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah.

Baca Juga: Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Ini Daftar Terbarunya

Perjalanan darat terpanjang ditempuh oleh jemaah asal Oman dengan jarak mencapai sekitar 2.150 kilometer. Rute ini melintasi kawasan gurun Rub' al Khali yang luas, sebelum akhirnya tersambung ke jaringan jalan utama menuju Makkah.

Meski menantang, jalur tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Menjelang musim haji, RGA melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh jaringan jalan yang ada. Proses perawatan mencakup pelapisan ulang aspal, perbaikan bahu jalan, pembersihan pasir gurun yang kerap menutupi jalur, serta pemeliharaan sistem drainase. Selain itu, pembatas jalan dan rambu lalu lintas juga diperiksa secara berkala guna memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.

Baca Juga: Tragis! Bocah 5 Tahun Hilang Ditemukan Tewas di Sungai, Nyangkut di Bebatuan Dekat Rumah

Upaya ini dilakukan agar seluruh jalur darat berada dalam kondisi optimal saat digunakan oleh jutaan jemaah. Dengan kesiapan tersebut, perjalanan menuju Tanah Suci diharapkan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar tanpa hambatan berarti.

Editor : Bayu Shaputra
#jalur darat haji #arab saudi