Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Puasa Arafah 2026: Jadwal, Niat, Keutamaan, dan Tata Cara Lengkap

Agung Sedana • Minggu, 24 Mei 2026 | 19:04 WIB
Doa, niat dan amalan puasa arafah. (FOTO: Radar Situbondo)
Doa, niat dan amalan puasa arafah. (FOTO: Radar Situbondo)

RADARSITUBONDO - Menjelang Hari Raya Idul Adha, salah satu amalan yang paling dinantikan umat Islam adalah puasa Arafah. Bukan tanpa alasan, ibadah sunnah ini memiliki keutamaan luar biasa yang berlandaskan hadis shahih dari Rasulullah SAW.

Bagi yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, puasa Arafah adalah kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan. Berikut panduan lengkapnya.

Apa Itu Puasa Arafah?

Puasa Arafah merupakan ibadah puasa sunnah yang dikerjakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, tepat saat jemaah haji sedang menjalani wukuf di Padang Arafah. Karena berlangsung bersamaan dengan salah satu rangkaian puncak ibadah haji, puasa sunnah ini memiliki makna yang sangat istimewa bagi umat Islam.

Wukuf di Arafah harus bertepatan dengan dua hal. Pertama waktu, yakni tanggal 9 Dzulhijjah, dan tempat, yakni di Arafah. Sementara puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilakukan oleh mereka yang tidak sedang melaksanakan wukuf, dengan waktu yang bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah.

Baca Juga: Salah Paham Umum: Bolehkah Memakan Daging Kurban Sendiri dan Kapan Justru Dilarang?

Jadwal Puasa Arafah 2026

Sesuai hasil sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama, puasa Tarwiyah jatuh pada Senin, 25 Mei 2026, dan puasa Arafah dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026. Sedangkan Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Ibadah puasa sunnah di bulan Dzulhijjah sebenarnya bisa dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah, jadi tidak harus menunggu hari Tarwiyah atau Arafah saja. Sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah seluruhnya termasuk hari-hari istimewa yang dianjurkan untuk berpuasa.

Baca Juga: Berkurban untuk Orang Meninggal, Dianggap Kurban atau Jadi Pahala Sedekah?

Hukum Puasa Arafah

Hukum melaksanakan puasa Arafah adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan bagi setiap muslim yang tidak sedang berhaji.

Pada tanggal delapan (hari Tarwiyah) dan sembilan (hari Arafah), puasa hanya dianjurkan bagi mereka yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Berpuasa bagi yang sedang menunaikan ibadah haji pada tanggal sembilan Dzulhijjah hukumnya khilâful aulâ (menyalahi yang lebih utama), bahkan makruh menurut Imam An-Nawawi.

Jamaah haji tidak disunnahkan berpuasa ketika sedang wukuf di Arafah karena Rasulullah SAW sendiri tidak berpuasa ketika wukuf. Para ulama menjelaskan bahwa jamaah haji membutuhkan kekuatan fisik untuk berdoa, berdzikir, dan menjalani rangkaian ibadah haji yang berat.

Niat Puasa Arafah

Bacaan niat puasa Arafah adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma 'arafata sunnatal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah hari Arafah karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Puasa Arafah

Tata cara puasa Arafah sama seperti puasa pada umumnya. Pelaksanaan puasa ini berlangsung dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Berikut urutannya:

Keutamaan Puasa Arafah

Keutamaan puasa Arafah bukan sekadar tradisi, ini berlandaskan hadis shahih dari Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Imam Muslim: "Puasa hari Arafah aku harapkan dari Allah bisa menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya." (HR. Muslim no. 1162)

Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini." (HR. Bukhari

Imam An-Nawawi dalam Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim menegaskan bahwa makna penghapusan dosa dalam hadis puasa Arafah merujuk kepada dosa-dosa kecil. Apabila seseorang tidak memiliki dosa kecil, diharapkan puasa ini menjadi penyebab diringankannya dosa besar, dan jika tidak ada dosa besar, maka derajatnya akan ditinggikan.

Bolehkah Puasa Arafah Jika Masih Punya Utang Puasa Ramadan?

Sebagian ulama, terutama dari mazhab Syafi'i, memperbolehkan puasa sunnah sebelum melunasi utang puasa Ramadan selama waktu pelunasan masih mencukupi. Namun lebih utama melunasi utang puasa terlebih dahulu agar ibadah sunnah dilakukan dengan hati yang tenang dan tanpa beban.

Amalan Lain di Hari Arafah

Selain berpuasa, hari Arafah juga sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan dan memperbanyak istighfar dan tobat kepada Allah SWT.

"Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadiir"

Puasa Arafah adalah salah satu amalan sunnah dengan keutamaan terbesar dalam Islam, yakni mampu menghapus dosa dua tahun hanya dengan satu hari berpuasa. Puasa Arafah 2026 jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026, bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1447 H. Jangan lewatkan kesempatan emas ini.

*Artikel ini disusun berdasarkan hadis shahih dan pendapat ulama terpercaya. Jadwal merujuk pada ketetapan resmi Kementerian Agama RI melalui sidang isbat.

Editor : Agung Sedana
#puasa idul adha #puasa arafah #puasa tarwiyah #niat