RADARSITUBONDO.ID - Ubi Cilembu adalah jenis umbi manis istimewa yang berasal dari Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Sejak tahun 1990-an, umbi ini telah menarik minat banyak orang di seluruh Indonesia karena rasa yang sangat unik. Meskipun tampak mirip dengan umbi manis biasa, Ubi Cilembu memiliki fitur yang sangat berbeda.
Baca Juga: Dua Nasabah Bank Jatim Situbondo Raih Rp150 Juta dari Undian Simpeda, Begini Keseruannya!
Ubi Cilembu memiliki bentuk yang lebih panjang, dengan kulit berwarna gading dan bercorak, berbeda dari umbi manis yang biasanya lebih bulat dan memiliki kulit berwarna orange atau merah.
Dagingnya juga sangat lembut dan merata, jadi inilah salah satu perbedaan utamanya. Saat membeli, perhatikan kulit umbinya, kulit gading Cilembu terlihat lebih cerah dibandingkan dengan umbi manis biasa.
Baca Juga: Pelajaran Dari Pasangan Handler, Bagaimana Ruth & Elliot Mengubah Mainan Jadi Ikon Global
Perbedaan terbesarnya ada pada rasa manis yang khas. Saat dipanggang, Ubi Cilembu akan mengeluarkan cairan kental manis seperti madu, sehingga sering disebut sebagai ubi madu.
Rasa unik ini paling terasa jika dipanggang dalam suhu tinggi antara 200-240°C selama 20-40 menit, bukan saat direbus atau dikukus.
Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Ruth & Elliot, Sang Pencipta Barbie dan Hot Wheels
Secara ilmiah, Ubi Cilembu mengandung lebih banyak gula dibandingkan jenis lain. Proses penyimpanan selama satu hingga tiga minggu setelah panen bisa meningkatkan kadar gula alami karena patai diubah oleh enzim amilase.
Ketika dipanggang pada suhu tinggi, proses karamelisasi akan mengubah pati menjadi gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa, menghasilkan cairan kental seperti madu yang melekat pada kulit umbi.
Baca Juga: Revolusi Mainan Abad 20, Kisah Pasangan Handler yang Menciptakan Barbie dan Hot Wheels
Satu hal penting yang sering tidak diperhatikan: Ubi Cilembu hanya memiliki rasa manis yang istimewa jika ditanam di Sumedang.
Hal ini menunjukkan bahwa faktor tanah dan cuaca di daerah tersebut sangat berpengaruh pada rasa Ubi Cilembu. Ubi Cilembu yang ditanam di tempat lain mungkin terlihat mirip, tapi tidak akan punya rasa manis yang sama.
Ubi Cilembu kaya akan serat yang baik untuk pencernaan, serta mengandung beta-karoten dan antioksidan yang bagus untuk kesehatan.
Meski proses pemanggangan dapat meningkatkan indeks glikemik, gula yang ada di dalamnya adalah hasil pencampuran alami dari pati, bukan gula tambahan yang dibuat secara buatan.
Dengan memahami karakteristik ini, kamu bisa dengan mudah membedakan Ubi Cilembu asli dari umbi manis biasa di pasar, sehingga bisa memastikan mendapatkan produk berkualitas tinggi dengan rasa yang autentik.
Editor : Ali Sodiqin