Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Gagal Nyaleg, Ulfiah, Si Anak Nelayan Itu Akhirnya Terpilih Jadi Wabup Situbondo

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 3 Desember 2024 | 15:54 WIB
BAHAGIA: Ulfiah calon wakil Bupati Situbondo dikawal ratusan pendukung naik mesin bajak di Jalan Desa/Kecamatan Jangkar, belum lama ini.
BAHAGIA: Ulfiah calon wakil Bupati Situbondo dikawal ratusan pendukung naik mesin bajak di Jalan Desa/Kecamatan Jangkar, belum lama ini.

RadarSitubondo.id – Ulfiah, 40, warga Desa Jangkar sudah menjadi perbincangan masyarakat Kota Santri Situbondo.

Betapa tidak, perempuan yang dikenal sebagai anak nelayan itu kini menjadi wakil bupati terpilih di Kabupaten Situbondo pada pelaksanaan pilkada serentak 27 November lalu.

Siapa yang menyangka jika Ulfiah yang baru kalah dalam pencalonan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil 3 Situbondo malah terpilih menjadi calon wakil bupati Situbondo.

Tak heran, jika pendukungnya mengarak Ulfiah sebagai bentuk rasa syukur, menaiki mesin bajak keliling Desa Jangkar.

“Saat pasangan Rio-Ulfi menang, pendukung Ulfi, khususnya warga Jangkar sangat bahagia. Satu hari paska pencalonan langsung diarak keliling Desa Jangkar untuk merayakn kemenagan,” ungkap Ais, salah satu pendukung ulfi.

Awalnya, tak jarang orang mencibir jika Ulfiyah tak pantas menjadi wabup, apalagi sudah pernah kalah dalam pencalonan DPRD.

“Itu kan sudah kalah saat nyalon DPRD, kalau mbak Ulfi tidak punya semangat dan dukungan dari guru dan support dari keluarga tidak mungkin mau jadi wabup. Tapi Mbak Ulfi semangat dan yakin  hingga sekarang mimpinya terwujud,” tegas Anis.

Ulfiah dengan bangga mengaku jika dirinya putri nelayan. Bahkan hingga saat ini tidak meninggalkan pekerjaannya dalam menafkahi rumah tangga.

“Saya anak nelayan, sekarang bapak saya tetap kerja di selerek Mimbo,” tegas Ulfi.

Kata Ulfi, saat menempuh pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo tak pernah berangan-angan menjadi pejabat.

Namun, pada saat Presiden Gus Dur dating ke Sukorejo, Ulfi terpilih untuk menjadi pagar betis mengawal kedatangan Gusdur.

“Kalau berangan-angan jadi pejabat tidak pernah saat mondok. Tapi saat ada Gus Dur kunjungan ke pondok, saya sempat berfoto sama teman-teman di depan mobil Gus Dur dan mengatakan selamat bertemu di kursi parlemen. Itu yang saya ingat dan foto itu tetap saya simpan,” ujar Ulfi.

Ulfi berpesan kepada semua pemuda Kota Santri agar tetap semangat mencari ilmu dan harus memiliki cita-cita yang tinggi.

Sebab, tidak ada yang tahu orang yang di masa muda bukan siapa-siapa saat dewasa menjadi orang yang dibutuhkan banyak orang.

"Pemimpin tidak harus lahir dari orang kaya, tapi pemimpin dapat dibentuk dan diasah,” pungkas Ulfiyah. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #salafiyah syafi'iyah #Ulfiah #gus dur #pondok pesantren #Terpilih #Sukorejo #Wabup #mesin bajak #Mimpi #anak nelayan