RADARSITUBONDO.ID - Pertarungan luar biasa di kalangan anggota keluarga ONIC Esports telah selesai dengan hasil yang dramatis sekaligus membanggakan.
ONIC Philippines meraih kemenangan atas ONIC Indonesia dengan skor 3-2 dalam duel ketat untuk memperebutkan tempat ketiga di MSC 2025 yang dilangsungkan pada hari Sabtu di Riyadh, Arab Saudi.
Persaingan antar tim yang memiliki identitas sama ini menjadi salah satu momen paling menyentuh dalam sejarah esports Mobile Legends, di mana dua tim harus bersaing demi meraih medali perunggu yang bergengsi.
Kedua tim ONIC mencapai pertandingan perebutan ketiga melalui jalur yang berbeda, meskipun sama-sama penuh tantangan.
ONIC Philippines yang dikenal dengan sebutan “Fnatic ONIC” terpaksa turun ke lower bracket setelah menderita kekalahan di semifinal.
Selangor Red Giants OG Esports berhasil mencapai Grand Finals setelah menekuk ONIC PH di semifinal, memaksa wakil Filipina ini berjuang keras demi meraih tempat di podium.
Sementara itu, ONIC Indonesia yang dipimpin oleh roster juara MPL ID Season 15 juga mengalami nasib serupa.
Tim ini, yang mengusung misi menjaga kehormatan Indonesia di ajang internasional, harus melewati kekecewaan setelah gagal melaju ke final. Namun, semangat untuk meraih medali tetap menyala di hati masing-masing tim.
Pertandingan berjalan dalam format best-of-five yang menegangkan, dengan kedua tim menampilkan permainan terbaik mereka.
Pertandingan dibuka dengan dominasi ONIC Philippines yang menerapkan strategi agresif di awal permainan.
Namun, ONIC Indonesia tidak menyerah begitu saja dan segera menyamakan keadaan dengan menunjukkan koordinasi tim yang baik pada game kedua.
Perubahan momentum pertandingan terus terjadi sepanjang lima game yang berlangsung. ONIC Indonesia sempat memimpin dengan mengoptimalkan hero crowd control yang mereka pilih. Namun, pengalaman ONIC Philippines di turnamen besar mulai menunjukkan dampaknya saat mereka berhasil melakukan comeback yang luar biasa di game-game penting.
Game kelima menjadi penentu bagi kedua tim, di mana tekanan psikologis mencapai titik tertinggi.
ONIC Philippines menunjukkan mental juara dengan tetap tenang dalam situasi yang penuh tekanan, sementara ONIC Indonesia tampak sedikit tertekan dengan ekspektasi tinggi dari para pendukungnya.
Kekuatan ONIC Philippines terletak pada pengalaman mereka dalam turnamen internasional dan keterpaduan tim yang telah terbangun selama waktu yang lama.
Pemain seperti Kelra dan K1NGKONG menampilkan performa individu yang sangat baik di momen-momen penting.
Sementara itu, dukungan dari staf pelatih yang berpengalaman juga menjadi elemen kunci dalam merancang strategi untuk menghadapi gaya bermain ONIC Indonesia.
Di sisi lain, ONIC Indonesia sebenarnya tidak kalah dalam hal keterampilan individu dan kerja tim.
Namun, pengalaman bermain di tingkat tinggi seperti Esports World Cup masih menjadi pelajaran berharga bagi skuad muda Indonesia.
Beberapa kesalahan pada akhir permainan dan pengambilan keputusan yang kurang tepat di momen-momen kritis menjadi penyebab kekalahan tipis ini.
Kemenangan ini memastikan ONIC Philippines mengamankan posisi podium dan menyelesaikan perjalanan MSC 2025 mereka dengan catatan yang positif.
Medali perunggu ini memiliki makna emosional yang besar, mengingat tekanan besar yang harus mereka hadapi setelah kalah di semifinal.
Bagi ONIC Indonesia, meskipun mereka harus menerima peringkat keempat, penampilan mereka di MSC 2025 masih layak mendapat penghargaan.
Sebagai juara MPL Indonesia Season 15, mereka menunjukkan bahwa kualitas dalam Mobile Legends Indonesia tetap bersaing di arena internasional.
Pengalaman berharga ini akan menjadi modal bagi turnamen-turnamen penting yang akan datang.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa ekosistem ONIC Esports telah berkembang dengan pesat, di mana kedua cabang yang ada di Indonesia dan Filipina mampu bersaing di tingkat tertinggi.
ONIC Esports adalah salah satu organisasi esports pertama yang berhasil meraih gelar di setiap turnamen utama yang diselenggarakan oleh Moonton, dan pencapaian hari ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai kekuatan utama di dunia Mobile Legends.
Bagi ONIC Philippines, medali perunggu ini memberikan semangat positif menjelang turnamen besar selanjutnya.
Sedangkan bagi ONIC Indonesia, pengalaman kurang menyenangkan ini akan menjadi dorongan tambahan untuk bangkit lebih kuat di kompetisi yang akan datang.
Persaingan yang sehat antara kedua tim ONIC ini juga memberikan pengaruh positif bagi kemajuan Mobile Legends di kedua negara, menciptakan standar kompetisi yang lebih tinggi dan mendorong inovasi dalam strategi permainan.
- Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News