Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ini Standar Keamanan Ompreng MBG: SNI 9369:2025 dan Upaya Pengawasan

Bayu Shaputra • Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:17 WIB
Omptreng MBG berisi 4 sehat 5 sempurna (26/8).
Omptreng MBG berisi 4 sehat 5 sempurna (26/8).

RADARSITUBONDO.ID - Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan standar SNI 9369:2025 untuk wadah bersekat dari baja tahan karat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 18 Juni 2025.

Ini menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan pangan bagi penerima manfaat program pemerintah.

Deputi BSN Hendro Kusumo menyatakan standar ini adalah hasil pengembangan oleh Komite Teknis 77-02. Penetapan ini muncul akibat kontroversi mengenai kualitas dan asal ompreng dalam program MBG.

Polemik dimulai dengan dugaan bahwa food tray program MBG mengandung minyak babi, membangkitkan investigasi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Isu ini terkait dengan kehalalan serta transparansi pengadaan dan kualitas produk dalam program nasional.

 Baca Juga: Bagaimana Cara Memastikan Wadah Makanan MBG di Sekolah Anak Anda Aman dan Halal?

Spesifikasi Teknis SNI 9369:2025

Ompreng MBG harus terbuat dari stainless steel SUS 304, yang dipilih untuk keamanan makanan.

Stainless steel SUS 304 memiliki komposisi yang optimal, terdiri dari 0,042 persen karbon, 2 persen mangan, 0,034 fosfor, dan 0,015 persen sulfur, ditambah kromium dan nikel agar tahan korosi dan aman untuk makanan.

Spesifikasi ini mencegah karat dan pengeluaran zat berbahaya, serta tahan lama.

Salah satu isu penting adalah pelumas dalam pembuatan food tray, dengan dugaan minyak babi menimbulkan kekhawatiran bagi konsumen tertentu.

BGN mengklarifikasi bahwa mereka tidak pernah mengadakan ompreng MBG secara langsung, menyoroti kompleksitas dalam rantai pengadaan. Ini menunjukkan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam implementasi program.

 Baca Juga: Misi Balas Dendam Celtic! Kairat Terancam Tumbang di Play-Off Leg Kedua Liga Champions UEFA 2025-26

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengonfirmasi bahwa BGN belum pernah mengadakan ompreng untuk MBG.

Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) merekomendasikan agar produk diuji oleh BPOM untuk memastikan keamanan dan kesesuaian.

Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas program MBG sebagai prioritas dalam pembangunan nasional. Pengawasan yang ketat dan transparan diperlukan untuk memastikan program ini berjalan sesuai harapan.

Penetapan SNI 9369:2025 diharapkan menjadi acuan untuk semua pihak dalam pengadaan ompreng untuk program MBG.

Standar ini menjamin keamanan produk serta memberikan kepastian hukum bagi produsen dan kepercayaan masyarakat.  

Pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan adalah kunci sukses implementasi standar ini.

Kolaborasi antara BSN, BGN, BPOM, dan lembaga terkait perlu diperkuat untuk memastikan setiap ompreng memenuhi standar, sehingga program MBG dapat berjalan aman dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat Indonesia.

Editor : Ali Sodiqin
#Makan Bergizi Gratis #Ompreng MBG