RADARSITUBONDO.ID - Sabtu malam yang tak terlupakan bagi pengguna TikTok Indonesia. Fitur TikTok Live hilang secara mendadak. Bagi kreator konten, ini seperti petir di siang bolong.
Budispeed, kreator populer asal Surabaya, menyatakan kekecewaannya: "Fitur TikTok Live hilang. Kita enggak bisa live. Walaupun fitur video masih ada, tapi kalo live bisa nambah pendapatan bagi karyawan" Frustrasi ini dirasakan oleh ribuan kreator lainnya.
Mengapa TikTok mengambil keputusan ini? TikTok menyatakan penangguhan fitur Live sukarela dalam menanggapi meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia.
Keputusan ini didasari oleh banyak demonstran yang menggunakan fitur Live untuk menyiarkan aksi mereka, memungkinkan orang yang tidak hadir untuk melihat, tetapi juga berpotensi meningkatkan eskalasi. Hilangnya fitur TikTok Live memengaruhi ekosistem kreator. Ini adalah pukulan telak bagi mereka.
Aspek finansial terguncang. Kreator yang mengandalkan hadiah dari penonton kini kehilangan potensi pendapatan. Situasi ini merisaukan bagi kreator yang mengandalkan TikTok Live sebagai sumber penghasilan. Interaksi real-time terputus. Hilangnya fitur Live mengganggu hubungan emosional antara kreator dan audiens.
Baca Juga: SMAN 1 Situbondo Menggelar Pekan Olahraga dan Seni, Jadi Ajang Kreativitas Siswa
Kreator harus mengadaptasi strategi konten. Mereka terpaksa kembali fokus pada video pendek, meskipun engagement-nya tidak sebaik Live streaming.
TikTok menegaskan komitmennya untuk memperketat moderasi konten dan akan terus menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas.
Ketidakpastian durasi penangguhan mengkhawatirkan kreator. TikTok hanya menyebutkan "beberapa hari ke depan" tanpa timeline yang jelas.
Beberapa kreator beralih ke platform lain atau fokus pada video pendek. Namun, mereka berharap fitur Live segera dipulihkan karena interaksi langsung tidak tergantikan.
Baca Juga: Osasuna Siap Permalukan Tuan Rumah di Pekan Ketiga LaLiga 2025-26? Catatan Buruk Espanyol Jadi Modal
Peristiwa ini mengajarkan bahwa ekosistem digital rentan terhadap dinamika sosial-politik. Kreator kini memahami pentingnya diversifikasi platform dan tidak bergantung pada satu fitur.
Bagi TikTok, ini adalah saat untuk menunjukkan tanggung jawab sosial sebagai platform besar. Meskipun keputusan ini merugikan secara finansial, keamanan dan stabilitas nasional tetap menjadi prioritas utama.
Sambil menunggu pemulihan fitur Live, kreator dan penggemar TikTok Indonesia harus bersabar dan berharap situasi segera membaik agar interaksi dapat kembali normal.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin