RADARSITUBONDO.ID - Minggu malam, 7 September 2025, akan terjadi gerhana bulan total di Indonesia.
Gerhana ini dapat disaksikan di seluruh Nusantara, dimulai dengan fase sebagian pada pukul 23.27 WIB, 00.27 WITA, dan 01.27 WIT.
Fenomena ini terjadi saat Bumi sejajar antara Matahari dan Bulan, menghalangi cahaya Matahari sepenuhnya.
Puncak gerhana diperkirakan pada pukul 01.11 WIB, 02.11 WITA, dan 03.11 WIT. Bulan akan terlihat kemerahan akibat pembiasan cahaya Massa melalui atmosfer Bumi.
Kementerian Agama mengimbau umat Islam untuk melaksanakan shalat khusuf. Dalam Islam, gerhana adalah tanda kebesaran Allah SWT.
Baca Juga: Mengapa Tubuh Sering Kedutan? Penyebab, Pertanda, dan Cara Mengatasinya
Shalat khusuf adalah sunnah muakkadah, dianjurkan dilakukan berjamaah di masjid. Nabi Muhammad melaksanakan shalat ini saat gerhana menurut hadits Bukhari dan Muslim.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa matahari dan bulan adalah tanda kekuasaan Allah.
Gerhana dimulai dengan fase penumbra pada pukul 22.28 WIB dan gerhana sebagian pada pukul 23.27 WIB.
Shalat khusuf dapat dilakukan sepanjang durasi gerhana. Gerhana kali ini memiliki durasi panjang, memungkinkan lebih banyak umat Islam untuk beribadah.
Niat shalat khusuf menggunakan huruf "kha" dan bukan "kaf". Bacaan niat yang benar adalah:
أُصَلِّي سُنَّةَ خُسُوْفِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Dalam latin: "Ushalli sunnata khusufi rak'ataini lillahi ta'ala."
Shalat khusuf dilaksanakan dua rakaat, masing-masing dengan keistimewaan sendiri. Setiap rakaat terdiri dari 2 kali berdiri, 2 membaca Al-Qur'an, 2 rukuk, dan 2 sujud.
Baca Juga: 5 Fitur Gemini AI di Google Home yang Harus di Coba Oktober Mendatang
Rakaat Pertama:
- Berdiri pertama: Doa iftitah, ber-ta’awudz, baca Al-Fatihah, dan surat panjang.
- Rukuk pertama: Bacaan tasbih panjang.
- I’tidal pertama: Baca tahmid.
- Berdiri kedua: Baca Al-Fatihah dan surat panjang lagi.
- Rukuk kedua: Bacaan tasbih.
- I’tidal kedua: Berdiri kembali.
- Sujud: Dua kali dengan bacaan tasbih panjang.
Rakaat Kedua: Mengikuti pola sama dengan rakaat pertama, dengan bacaan surat lebih pendek.
Baca Juga: 5 Fitur Gemini AI di Google Home yang Harus di Coba Oktober Mendatang
Setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surat panjang dengan suara keras oleh imam, berbeda dari shalat sunnah umumnya.
Bacaan panjang bertujuan agar shalat berlangsung selama gerhana.
Disunnahkan untuk tidak memperpanjang bacaan rukuk dan sujud. Dalam rukuk, selain "Subhaana Rabbiyal 'Azhiim," bisa ditambah dzikir lain.
Dalam sujud, selain "Subhaana Rabbiyal A'laa," dapat ditambah doa dan istighfar.
Baca Juga: Gemini AI Hadir di Google Home! Awal Era Baru Asisten Suara Pintar
Shalat khusuf adalah momen introspeksi atas kebesaran Allah SWT. Rasulullah bersabda, "Saat terjadi gerhana, segera kembali kepada Allah dengan zikir melalui salat. "
Gerhana bulan total pada 7-8 September 2025 adalah peluang bagi umat Islam Indonesia untuk memperkuat iman. Mari manfaatkan momen ini dengan shalat khusuf secara khusyuk, baik individu maupun berjamaah di masjid.
Semoga pelaksanaan shalat khusuf ini mendatangkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT, serta meningkatkan iman dan ketakwaan kita.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin