Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Efek Samping Green Tea: Aman atau Berbahaya Jika Dikonsumsi Berlebihan?

Bayu Shaputra • Rabu, 10 September 2025 | 18:26 WIB
Seorang wanita sedang meminum green tea.
Seorang wanita sedang meminum green tea.

RADARSITUBONDO.ID - Green tea dikenal sebagai minuman sehat kaya antioksidan dengan manfaat seperti menurunkan berat badan dan mencegah penyakit jantung. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang perlu diwaspadai.

Kafein dalam green tea, meski lebih rendah dari kopi, berkisar 25-50 mg per cangkir. Bagi yang sensitif, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gejala tidak menyenangkan.

Sensitivitas kafein bisa menyebabkan insomnia, kecemasan, iritabilitas, mual, dan gangguan pencernaan. Beberapa orang dengan toleransi rendah mengalami gejala bahkan dengan konsumsi kecil, termasuk sakit kepala, jantung berdebar, dan gemetar.

 Baca Juga: Fenomena Sleep Call: Cara Anak Muda Atasi Hubungan Jarak Jauh di Era Digital

Ekstrak green tea dapat mengandung senyawa yang menyebabkan cedera hati saat digunakan dalam dosis tinggi. Risiko ini terutama terkait suplemen dengan konsentrasi tinggi, bukan dari konsumsi teh hijau biasa.

Penelitian menunjukkan hati adalah organ yang paling terpengaruh oleh toksisitas green tea. Kasus hepatotoksisitas, termasuk satu kematian, telah dilaporkan terkait penggunaan ekstrak teh hijau, menunjukkan pentingnya kehati-hatian dengan suplemen kaya epigallocatechin gallate (EGCG).

 Baca Juga: Tips Sleep Call Nyaman: Dari Durasi Hingga Etika

Green tea dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Tanin dalam teh hijau dapat mengikat zat besi non-heme, mengurangi kemampuan tubuh menyerap mineral ini, dan berpotensi serius bagi yang berisiko anemia atau kekurangan zat besi.

Kafein dalam green tea dapat meningkatkan kadar gula darah bagi penderita diabetes tipe 2. Ini memerlukan konsultasi medis sebelum konsumsi rutin.

Green tea juga bisa memperburuk kejang pada individu dengan riwayat epilepsi atau gangguan kejang, karena kafein dapat menurunkan ambang kejang.

 Baca Juga: 5 Manfaat Sleep Call untuk Hubungan Jarak Jauh (LDR)

Konsumsi berlebihan green tea dapat melemahkan tulang, karena kafein meningkatkan ekskresi kalsium, berkontribusi pada penurunan kepadatan tulang, terutama pada yang berisiko osteoporosis. 

Penelitian medis menunjukkan konsumsi moderat (sekitar 8 cangkir sehari) aman bagi kebanyakan orang dewasa. Untuk ekstrak, batas aman adalah 338 mg EGCG per hari, setara dengan sekitar 4 gram matcha atau dua sendok teh.

Toleransi individu berbeda-beda, dipengaruhi oleh berat badan, kondisi kesehatan, dan sensitivitas kafein.

Green tea menawarkan banyak manfaat kesehatan yang telah terbukti. Namun, moderasi adalah kuncinya. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Penting untuk mendengarkan tubuh Anda. Jika mengalami gejala tidak biasa setelah mengonsumsi green tea, kurangi atau hentikan dan konsultasikan dengan profesional kesehatan. Tidak ada makanan atau minuman yang merupakan solusi ajaib untuk semua masalah kesehatan, termasuk green tea.


Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#Efek samping green tea