Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Peran Ubin Pemandu dalam Mewujudkan Kota Ramah Disabilitas

Bayu Shaputra • Kamis, 11 September 2025 | 14:15 WIB
Ubin pemandu kuning pada trotoar.
Ubin pemandu kuning pada trotoar.

RADARSITUBONDO.ID - Kota modern kini menyadari pentingnya ruang publik inklusif bagi semua warga, termasuk penyandang disabilitas. Ubin pemandu atau guiding block adalah elemen kunci untuk menciptakan kota ramah disabilitas.

Pemerintah Indonesia mengatur penggunaan ubin pemandu melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 30 Tahun 2006, yang menjadi landasan hukum untuk infrastruktur inklusif.

Ada dua jenis ubin pemandu: ubin pengarah dengan tekstur garis untuk menunjukkan arah, dan ubin peringatan bertekstur bulat untuk memberikan warning terhadap perubahan situasi. Dimensi standar ubin pemandu direkomendasikan 30 cm x 30 cm x 4 cm, cukup besar untuk mendeteksi dengan kaki.

 Baca Juga: Komisi D DPRD Jatim Tinjau Pelebaran Jalan Ruas Buduan, Antisipasi Peningkatan Volume Kendaraan saat Pintu Tol Besuki Dibuka

Ubin pemandu memfasilitasi mobilitas penyandang disabilitas netra di kota dengan memanfaatkan sensitivitas kaki untuk mendeteksi tekstur jalan.

Pengguna dapat merasakan pola pada ubin yang memberikan informasi navigasi. Tekstur garis pada ubin pengarah menyediakan panduan arah, sedangkan tekstur bulat pada ubin peringatan menandakan bahaya atau perubahan kondisi.

 Baca Juga: iPhone 17 Rilis? Berikut Bocoran Spesifikasi dan Fitur yang Wajib Diketahui!

Ubin pemandu harus dipasang di lokasi strategis seperti jalur pejalan kaki, area halte bus, stasiun kereta, pintu masuk bangunan publik, dan persimpangan jalan.

Perencanaan yang cermat diperlukan untuk memastikan jalur bebas hambatan dan kontinuitas jalur agar tidak membingungkan pengguna.

 Baca Juga: iPhone 17 Rilis: Tanggal Presentasi, Pre-Order, dan Kapan Bisa Dibeli?

Tantangan utama adalah inkonsistensi pemasangan dan pemeliharaan, dengan banyak jalur pemandu yang terputus atau terhalang.

Ini mengurangi efektivitas dan membahayakan pengguna. Komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah diperlukan dalam perencanaan dan pemeliharaan infrastruktur aksesibilitas.

 Baca Juga: iPhone 17 Air: Smartphone Teramping Apple dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Keberadaan ubin pemandu yang baik meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas netra, memungkinkan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi.

Dari perspektif ekonomi, investasi di infrastruktur inklusif dapat meningkatkan produktivitas dan partisipasi ekonomi kelompok disabilitas, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

 Baca Juga: Apa Dampak Peluncuran iPhone 17? Serba-Serbi Peluncurannya

Seiring perkembangan teknologi, desain ubin pemandu terus berinovasi untuk meningkatkan kenyamanan dan efektivitas. Pengembangan meliputi material tahan lama, desain ergonomis, dan integrasi dengan teknologi smart city untuk navigasi yang lebih komprehensif.

Mewujudkan kota ramah disabilitas dengan ubin pemandu yang tepat tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga menciptakan masyarakat yang inklusif dan adil.

Dengan komitmen kuat dan implementasi konsisten, setiap kota di Indonesia dapat menjadi ramah bagi semua warganya.


Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#Guiding Block #Ubin pemandu