Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bye-Bye Ketombe! Begini Cara Mengatasi Masalah Kulit Kepala dengan Bahan Alami

Bayu Shaputra • Jumat, 12 September 2025 | 22:55 WIB
Seorang pria dengan rambut sehat tanpa ketombe.
Seorang pria dengan rambut sehat tanpa ketombe.

RADARSITUBONDO.ID - Ketombe adalah kondisi umum yang dialami hampir 50% populasi manusia dunia. Serpihan putih dari rambut ini mengganggu penampilan dan dapat menurunkan rasa percaya diri. Meskipun tidak berbahaya, ketombe perlu penanganan tepat agar tidak semakin parah.

Ketombe atau dandruff adalah pengelupasan berlebihan kulit mati di kulit kepala. Proses pergantian sel kulit pada penderita ketombe terjadi lebih cepat, yaitu setiap 14-21 hari, dibandingkan dengan 28 hari pada kondisi normal.

 Baca Juga: Kemenag Gelar Jalan Sehat Dan Makan Tumpeng Bareng Tokoh Lintas Agama

Penyebab Utama Ketombe

Jamur Malassezia

Jamur Malassezia furfur adalah penyebab utama ketombe, hidup di kulit kepala dan memakan sebum. Ketika berlebihan, jamur ini mengiritasi kulit kepala dan mempercepat pengelupasan sel kulit.

Produksi Sebum Berlebihan

Kulit kepala berminyak menciptakan lingkungan ideal bagi jamur Malassezia. Sebum berlebih dipicu oleh perubahan hormonal, stres, atau faktor genetik.

Baca Juga: Penjara Bukan Satu-satunya Jalan Penyelesaian, Pesan Bupati Situbondo saat Pemberian Remisi HUT RI pada WBP

Kulit Kepala Kering

Kulit kepala kering dapat menyebabkan ketombe karena mengelupas lebih mudah, menciptakan serpihan mirip ketombe.

Dermatitis Seboroik

Kondisi inflamasi ini menyebabkan kulit kepala kemerahan, gatal, dan bersisik. Ini adalah bentuk ketombe yang lebih parah sering disertai peradangan.

Sensitivitas Terhadap Produk Perawatan

Beberapa orang sensitif terhadap bahan kimia dalam sampo atau produk styling, yang dapat memicu iritasi dan ketombe.

Gejala-Gejala Ketombe

Gejala Ringan

Serpihan putih kecil di rambut dan bahu, kulit kepala gatal, rambut kusam, kulit kepala kering atau berminyak.

Gejala Sedang hingga Parah

Serpihan besar kuning keabu-abuan, gatal intens, kulit kepala kemerahan dan teriritasi, rasa perih atau terbakar, rambut rontok di area tertentu.

 Baca Juga: PG Panji Gunakan Dust Collector, Sehari Berhasil Serap 40 Ton Tolato, Angin Kencang Jadi Penyebab Lolosnya Debu ke Lingkungan Warga

Berikut Cara Mengatasi Ketombe Secara Alami

Minyak Tea Tree

Minyak tea tree memiliki sifat antijamur. Campurkan 3-5 tetes minyak dengan 2 sendok makan minyak kelapa, pijat ke kulit kepala, diamkan 30 menit, lalu bilas.

Cuka Apel

Cuka apel mengurangi pertumbuhan jamur. Campurkan 1 bagian cuka dengan 1 bagian air, gunakan sebagai bilasan terakhir.

Lidah Buaya

Gel lidah buaya mengandung senyawa antijamur. Oleskan gel ke kulit kepala, pijat, diamkan 20 menit, lalu bilas.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa bersifat antimikroba. Panaskan, pijat ke kulit kepala sebelum tidur, tutup dengan handuk, dan bilas keesokan paginya.

Baking Soda

Baking soda mengangkat sel kulit mati. Campurkan 2 sendok makan dengan air, pijat ke kulit kepala basah selama 2 menit, lalu bilas.

Tips Pencegahan Ketombe

- Keramas teratur (2-3 kali seminggu) dengan sampo sesuai jenis kulit kepala.

- Hindari menggaruk kulit kepala berlebihan.

- Kelola stres dengan olahraga atau meditasi.

- Konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya omega-3 dan zinc.

- Batasi penggunaan produk styling yang mengandung alkohol.

- Pastikan kulit kepala kering setelah keramas.

- Bersihkan sisir dan aksesoris rambut secara rutin.

 Baca Juga: Oppo A6 GT 5G Rilis: Spesifikasi Lengkap dan Tanggal Peluncuran

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter

Segera konsultasikan dengan dermatologist jika:

- Ketombe tidak membaik setelah 4-6 minggu perawatan alami.

- Muncul luka atau infeksi di kulit kepala.

- Ketombe disertai rambut rontok parah.

- Gejala semakin memburuk atau menyebar ke area wajah.

Editor : Ali Sodiqin
#Cara mengatasi ketombe