RADARSITUBONDO.ID - Ketombe adalah kondisi umum yang dialami hampir 50% populasi manusia dunia. Serpihan putih dari rambut ini mengganggu penampilan dan dapat menurunkan rasa percaya diri. Meskipun tidak berbahaya, ketombe perlu penanganan tepat agar tidak semakin parah.
Ketombe atau dandruff adalah pengelupasan berlebihan kulit mati di kulit kepala. Proses pergantian sel kulit pada penderita ketombe terjadi lebih cepat, yaitu setiap 14-21 hari, dibandingkan dengan 28 hari pada kondisi normal.
Baca Juga: Kemenag Gelar Jalan Sehat Dan Makan Tumpeng Bareng Tokoh Lintas Agama
Penyebab Utama Ketombe
Jamur Malassezia
Jamur Malassezia furfur adalah penyebab utama ketombe, hidup di kulit kepala dan memakan sebum. Ketika berlebihan, jamur ini mengiritasi kulit kepala dan mempercepat pengelupasan sel kulit.
Produksi Sebum Berlebihan
Kulit kepala berminyak menciptakan lingkungan ideal bagi jamur Malassezia. Sebum berlebih dipicu oleh perubahan hormonal, stres, atau faktor genetik.
Kulit Kepala Kering
Kulit kepala kering dapat menyebabkan ketombe karena mengelupas lebih mudah, menciptakan serpihan mirip ketombe.
Dermatitis Seboroik
Kondisi inflamasi ini menyebabkan kulit kepala kemerahan, gatal, dan bersisik. Ini adalah bentuk ketombe yang lebih parah sering disertai peradangan.
Sensitivitas Terhadap Produk Perawatan
Beberapa orang sensitif terhadap bahan kimia dalam sampo atau produk styling, yang dapat memicu iritasi dan ketombe.
Gejala-Gejala Ketombe
Gejala Ringan
Serpihan putih kecil di rambut dan bahu, kulit kepala gatal, rambut kusam, kulit kepala kering atau berminyak.
Gejala Sedang hingga Parah
Serpihan besar kuning keabu-abuan, gatal intens, kulit kepala kemerahan dan teriritasi, rasa perih atau terbakar, rambut rontok di area tertentu.
Berikut Cara Mengatasi Ketombe Secara Alami
Minyak Tea Tree
Minyak tea tree memiliki sifat antijamur. Campurkan 3-5 tetes minyak dengan 2 sendok makan minyak kelapa, pijat ke kulit kepala, diamkan 30 menit, lalu bilas.
Cuka Apel
Cuka apel mengurangi pertumbuhan jamur. Campurkan 1 bagian cuka dengan 1 bagian air, gunakan sebagai bilasan terakhir.
Lidah Buaya
Gel lidah buaya mengandung senyawa antijamur. Oleskan gel ke kulit kepala, pijat, diamkan 20 menit, lalu bilas.
Minyak Kelapa
Minyak kelapa bersifat antimikroba. Panaskan, pijat ke kulit kepala sebelum tidur, tutup dengan handuk, dan bilas keesokan paginya.
Baking Soda
Baking soda mengangkat sel kulit mati. Campurkan 2 sendok makan dengan air, pijat ke kulit kepala basah selama 2 menit, lalu bilas.
Tips Pencegahan Ketombe
- Keramas teratur (2-3 kali seminggu) dengan sampo sesuai jenis kulit kepala.
- Hindari menggaruk kulit kepala berlebihan.
- Kelola stres dengan olahraga atau meditasi.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya omega-3 dan zinc.
- Batasi penggunaan produk styling yang mengandung alkohol.
- Pastikan kulit kepala kering setelah keramas.
- Bersihkan sisir dan aksesoris rambut secara rutin.
Baca Juga: Oppo A6 GT 5G Rilis: Spesifikasi Lengkap dan Tanggal Peluncuran
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter
Segera konsultasikan dengan dermatologist jika:
- Ketombe tidak membaik setelah 4-6 minggu perawatan alami.
- Muncul luka atau infeksi di kulit kepala.
- Ketombe disertai rambut rontok parah.
- Gejala semakin memburuk atau menyebar ke area wajah.
Editor : Ali Sodiqin