RADARSITUBONDO.ID - Masalah bau ketiak umum terjadi, terutama di iklim tropis seperti Indonesia. Ini disebabkan oleh reaksi bakteri pada kulit dengan keringat dari kelenjar apokrin. Tersedia produk efektif untuk mengatasi masalah ini.
Bau ketiak berasal dari interaksi bakteri Staphylococcus dan Corynebacterium dengan protein serta lemak dalam keringat. Lingkungan ketiak yang lembap dan hangat mendukung pertumbuhan bakteri yang menghasilkan senyawa berbau tidak sedap.
Baca Juga: Siap-Siap! HyperOS 3 Mulai Bulan Depan, Ini Daftar HP yang Kebagian Duluan
Deodoran
Deodoran Stick
Deodoran stick populer karena mudah digunakan dan tahan lama. Mengandung aluminum chloride atau aluminum zirconium untuk mengurangi produksi keringat dengan penyerapan optimal.
Baca Juga: Investasi Terbaik untuk Rambut Sehat! Memahami Karakteristik dan Kegunaan Setiap Sisir
Deodoran Roll-On
Roll-on menawarkan aplikasi presisi dengan kandungan aktif lebih tinggi, sering diperkaya ekstrak alami seperti tea tree oil atau chamomile yang antibakteri. Memberikan lapisan proteksi merata di kulit ketiak.
Baca Juga: Update HyperOS 3 Tanpa Ribet: Panduan Step-by-Step untuk Pengguna Xiaomi
Deodoran Spray
Deodoran semprot memberikan kesegaran instan dan cepat kering. Kandungan alkohol menghilangkan bakteri langsung, sementara propellant memungkinkan distribusi merata, ideal setelah olahraga.
Baca Juga: Sisir Rambut vs Hair Brush: Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
Antiperspirant
Antiperspirant menyumbat saluran keringat menggunakan garam aluminum. Gunakan pada kulit kering sebelum tidur untuk hasil optimal. Aluminum chloride hexahydrate dapat mengurangi produksi keringat hingga 80%.
Body Care Pendukung
Sabun Antibakteri Khusus
Sabun dengan triclosan atau tea tree oil mengurangi populasi bakteri di ketiak. Penggunaan rutin mencegah bau tidak sedap.
Baca Juga: Baterai 7.000 mAh dengan Layar 144Hz: Xiaomi Redmi 15 Buktikan Entry-Level Bisa Premium
Body Scrub Ketiak
Scrub khusus 2-3 kali seminggu mengangkat sel kulit mati dan residu. Asam salisilat dalam produk membantu mencegah pertumbuhan bakteri.
Baca Juga: 2 Hari Tanpa Charger? Redmi 15 Membuktikan Baterai Massive Bukan Lagi Mimpi di Harga Terjangkau
Toner atau Serum Ketiak
Produk ini mengandung niacinamide atau alpha hydroxy acids untuk mengontrol pH kulit dan mengurangi iritasi.
Baca Juga: Bagaimana Ballon d’Or 2025 Dipilih: Sistem Voting, Kategori Baru, dan Kontroversi
Tips Aplikasi yang Tepat
Aplikasikan produk pada kulit bersih dan kering. Untuk antiperspirant, gunakan sebelum tidur dan biarkan kering. Hindari penggunaan berlebihan yang dapat menyebabkan iritasi.
Kombinasi produk yang tepat dan penggunaan konsisten memberikan perlindungan maksimal dari bau ketiak, meningkatkan kepercayaan diri dalam aktivitas sehari-hari.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin