RADARSITUBONDO.ID - Setiap 1 Oktober, instansi pemerintahan dan sekolah di Indonesia menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Namun, 1 Oktober tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Berdasarkan SKB 3 Menteri, Hari Kesaktian Pancasila tidak termasuk hari libur nasional. SKB Nomor 1017, 2, dan 2 Tahun 2024 menetapkan 27 hari libur pada tahun 2025, tanpa mencantumkan 1 Oktober.
Pada 1 Oktober 2025, tidak ada hari libur nasional atau cuti bersama, sehingga semua aktivitas berlangsung normal.
Baca Juga: Kenapa BCA Mobile Error Hari Ini? Penyebab dan Solusi Terbaru
Perbedaan antara "peringatan nasional" dan "hari libur nasional" penting untuk dipahami. Meski bukan hari libur, 1 Oktober memiliki makna bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Di Indonesia, tidak semua hari bersejarah menjadi hari libur. Penetapan hari libur nasional mempertimbangkan hari keagamaan dan momen kemerdekaan.
Baca Juga: Kode Error BCA Mobile yang Wajib Diketahui Nasabah: Arti dan Cara Mengatasinya
Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober penting untuk mengenang sejarah dan meneguhkan nilai Pancasila. Peringatan ini mengenang peristiwa 1 Oktober 1965 ketika Pancasila menghadapi ujian.
Peringatan ini memperkuat nilai Pancasila melalui upacara dan kegiatan yang mengajak masyarakat merenungkan pentingnya mempertahankan Pancasila.
Baca Juga: Cara Mengatasi BCA Mobile Tidak Bisa Login - Tidak Bisa Dibuka
Meskipun bukan hari libur, peringatan dilaksanakan dengan khidmat. Upacara bendera di seluruh instansi, dengan tema "Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas".
Kegiatan dimulai dengan pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, dan amanat pembina upacara yang mengingatkan pentingnya kesatuan bangsa. setelah upacara, aktivitas tetap berjalan, tetapi momen refleksi tersampaikan.
Baca Juga: Tips Agar Terhindar dari Error BCA: Praktis & Efektif
Tidak ditetapkannya Hari Kesaktian Pancasila sebagai tanggal merah tidak mengurangi nilai historisnya. Kebijakan ini bagian dari pertimbangan pemerintah untuk produktivitas nasional. Saatnya bangsa Indonesia mengamalkan nilai-nilai Pancasila sehari-hari, bukan hanya pada 1 Oktober.
Editor : Ali Sodiqin