RADARSITUBONDO.ID - Trauma adalah pengalaman yang sangat menyedihkan atau mengganggu secara emosional dan dapat mempengaruhi seseorang untuk waktu yang lama.
Hal ini sering kali memengaruhi banyak bagian dari hidup kita. Trauma bukan hanya tentang luka fisik, tetapi juga bisa mengubah cara kita berpikir, bertindak, dan berhubungan dengan orang lain.
Baca Juga: Festival Literasi Akbar Pertama di Situbondo, Digelar Lima Hari di Alun-Alun Kota
Dari sudut pandang psikologis, trauma di masa lalu adalah pengalaman yang memberikan stres emosional atau psikologis berat pada seseorang dan bisa memiliki dampak yang lama pada kesehatan mental dan perkembangan mereka.
Penyakit stres pascatrauma atau PTSD merupakan kondisi yang bisa dialami oleh seseorang yang melewati peristiwa menyakitkan dalam hidupnya.
Gejala PTSD bisa muncul dalam waktu sebulan setelah kejadian traumatis, tapi kadang-kadang gejalanya baru muncul bertahun-tahun setelahnya.
Ketika seseorang mengalami trauma yang berat, cara mereka melihat diri sendiri, lingkungan, dan dunia bisa berubah secara mendasar.
Penelitian menunjukkan bahwa perilaku yang muncul saat dewasa sering kali berakar dari trauma yang dialami di masa kecil.
Jika seorang anak mengalami kejadian yang mengancam hidup, itu dapat membentuk perilaku mereka saat dewasa.
Perubahan ini tidak selalu menjadi hal buruk. Beberapa orang justru menjadi lebih baik dan lebih berhati-hati, tergantung pada cara mereka menghadapi trauma yang terjadi.
Baca Juga: Minat Baca Warga Situbondo Naik, Bunda Baca Ajak Pemuda Jadikan Literasi Gaya Hidup
Seseorang dengan PTSD bisa menjadi sangat curiga terhadap lingkungan di sekitarnya, merasa tidak pasti, menarik diri dari orang lain, kesulitan dalam pekerjaan, mudah marah, dan sering mengalami konflik dengan orang lain.
Beberapa tanda lainnya juga termasuk merasa negatif tentang diri sendiri, merasa putus asa, mengalami masalah dengan ingatan, kesulitan menjaga hubungan, dan merasa mati rasa secara emosional.
Orang yang mengalami PTSD perlu mendapatkan bantuan dari profesional karena ini sudah menjadi gangguan yang perlu penanganan ahli.
Dengan bantuan yang tepat, cara berpikir yang tidak sehat bisa diubah sehingga membantu seseorang untuk menjadi lebih baik dan bangkit dari kesulitan yang disebabkan oleh trauma.
Dukungan dari keluarga dan teman dekat sangat penting dalam proses pemulihan, karena dapat mencegah mereka dari cara-cara mengatasi masalah yang tidak sehat.
Editor : Ali Sodiqin