Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Cara Aman Menikmati Seblak Tanpa Khawatir Berat Badan Naik dan Kolesterol Melonjak

Bayu Shaputra • Senin, 13 Oktober 2025 | 22:15 WIB
Cara menikmati seblak tanpah harus khawatir berat badan naik.
Cara menikmati seblak tanpah harus khawatir berat badan naik.

RADARSITUBONDO.ID - Seblak telah jadi makanan yang banyak disukai, terutama oleh anak muda dan remaja. Rasa pedas, gurih, dan tekstur kenyal dari kerupuk yang dimasak dengan berbagai topping seperti bakso, sosis, telur, dan sayuran membuat seblak sangat populer. Namun, banyak orang yang belum tahu bahayanya bagi kesehatan jika memakannya terlalu banyak.

 Baca Juga: Dua Nasabah Bank Jatim Situbondo Raih Rp150 Juta dari Undian Simpeda, Begini Keseruannya!

Seblak biasanya mengandung banyak sodium, dan jika dimakan terus-menerus, hal ini bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan masalah ginjal.

Makan terlalu banyak kerupuk yang direbus juga dapat menyebabkan perut kembung, diare, atau sembelit karena sulit dicerna.

Selain itu, makan seblak secara berlebihan, terutama yang banyak cabainya, bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti sakit perut atau diare.

 Baca Juga: Pelajaran Dari Pasangan Handler, Bagaimana Ruth & Elliot Mengubah Mainan Jadi Ikon Global

Sekitar 50 gram kerupuk mentah yang sudah dimasak bisa menghasilkan 200 sampai 250 kalori. Kalori ini bisa bertambah jika ditambahkan berbagai topping seperti bakso, sosis, dan telur, yang masing-masing bisa menambah 100 sampai 300 kalori tergantung jenis dan porsi.

Satu porsi seblak yang berisi kerupuk, telur, dan sosis biasanya mengandung 350 sampai 500 kalori.

Berita baiknya, Anda tidak perlu menjauh dari seblak sepenuhnya. Beberapa cara untuk menikmati seblak dengan lebih sehat adalah dengan menambahkan sumber protein seperti telur atau ayam agar lebih bernutrisi dan mengurangi tingkat kepedasan agar tidak mengalami masalah pencernaan.

 Baca Juga: Perjalanan Suami Istri di Balik Barbie dan Hot Wheels

Batasi porsi seblak, jangan makan terlalu banyak atau mengurangi tambahan mie instan serta topping tinggi lemak. Pilih topping yang lebih sehat seperti telur rebus atau ayam tanpa kulit, dan tambahkan lebih banyak sayuran segar.

Hindari menggunakan minyak goreng yang sudah dipakai berkali-kali, karena bisa meningkatkan lemak jenuh. Sebaiknya, gunakan minyak yang lebih sehat seperti minyak zaitun atau minyak kanola, yang baik untuk jantung.

Kurangi juga bumbu seperti garam dan MSG. Usahakan makan seblak tidak lebih dari satu atau dua kali sebulan. Terakhir, jangan lupa untuk menambah sayuran dan minum cukup air setelah makan seblak.

Dengan mengikuti tips ini, Anda bisa tetap menikmati kelezatan seblak sambil menjaga kesehatan Anda.

Editor : Ali Sodiqin
#Cara menikmati seblak