Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Peluang Emas Pasar Ubi Cilembu, Strategi Bisnis yang Menguntungkan Petani Ubi Cilembu

Bayu Shaputra • Senin, 13 Oktober 2025 | 18:00 WIB
Ubi Cilmebu yang berasal dari Desa Cilembu.
Ubi Cilmebu yang berasal dari Desa Cilembu.

RADARSITUBONDO.ID - Ubi Cilembu, yang berasal dari Kabupaten Sumedang di Jawa Barat, telah terbukti menjadi salah satu hasil pertanian dengan nilai ekonomi yang tinggi.

Dengan rasa manis alami, tekstur lembut, dan aroma unik, ubi jalar ini telah berhasil memasuki pasar ekspor di seluruh dunia dan memberikan manfaat keuangan bagi negara.

 Baca Juga: Dua Nasabah Bank Jatim Situbondo Raih Rp150 Juta dari Undian Simpeda, Begini Keseruannya!

Saat ini, Korea Selatan adalah salah satu pembeli utama ubi Cilembu, mengimpor sekitar 15 kontainer setiap bulan, yang menunjukkan permintaan yang tinggi dari pasar global.

Selain Korea, ubi Cilembu juga sudah masuk ke pasar Singapura, Malaysia, dan berbagai negara lainnya. Ekspor ke Hongkong juga sudah dilakukan, menunjukkan bahwa pasar untuk ubi Cilembu terus berkembang.

Keunggulan dari ubi Cilembu adalah kualitasnya yang sangat baik dan sulit ditandingi. Ukuran besar, seperti ukuran A dan B, sangat dicari di pasar internasional, menunjukkan bahwa konsumen menginginkan kualitas tertentu. Kualitas tinggi ini memberi ubi Cilembu keunggulan dibandingkan dengan jenis ubi lainnya.

 Baca Juga: Pelajaran Dari Pasangan Handler, Bagaimana Ruth & Elliot Mengubah Mainan Jadi Ikon Global

Bisnis ubi Cilembu menawarkan keuntungan yang menarik, dengan potensi keuntungan sekitar 40% sampai 50% dari setiap penjualan, menjadikannya peluang investasi yang menguntungkan dan dengan pengembalian modal yang cepat.

Mengembangkan produk olahan seperti keripik, dodol, dan selai berbahan dasar ubi Cilembu bisa menciptakan nilai tambah yang besar.

 Baca Juga: Perjalanan Suami Istri di Balik Barbie dan Hot Wheels

Sejak 2009, kelompok wanita tani telah berhasil meningkatkan ekonomi desa dengan mengolah ubi jalar, menunjukkan dampak positif dalam memberdayakan masyarakat setempat.

Perkembangan bisnis ubi Cilembu menciptakan banyak lapangan kerja baru dan meningkatkan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Agar bisa memaksimalkan potensi yang ada, para petani dan produsen harus fokus pada peningkatan kualitas hasil panen, menggunakan teknologi pertanian modern, serta melakukan promosi dan pemasaran yang baik.

Walaupun banyak dari ubi Cilembu masih diekspor dalam kondisi mentah, ada potensi besar untuk meningkatkan nilai produk jika diolah terlebih dahulu di Sumedang sebelum diekspor.

Editor : Ali Sodiqin
#Ubi Cilembu