Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jangan Abaikan Sinyal Tubuh! Ini Dampak Negatif Terlalu Sering Makan Seblak

Bayu Shaputra • Selasa, 14 Oktober 2025 | 00:30 WIB
Seblak dengan toping beragam.
Seblak dengan toping beragam.

RADARSITUBONDO.ID - Seblak, makanan terkenal dari Bandung yang sangat menggoda, memang enak dengan kerupuk yang renyah dan rasa pedas yang kuat.

Namun, di balik kenikmatannya, ada beberapa risiko kesehatan serius jika terlalu sering dimakan. Sebagai penggemar makanan pedas, kita harus tahu efek jangka panjang dari suka makan makanan ini secara berlebihan.

 Baca Juga: Dua Nasabah Bank Jatim Situbondo Raih Rp150 Juta dari Undian Simpeda, Begini Keseruannya!

Gangguan Pencernaan dan Lambung

Makan seblak yang pedas bisa berbahaya untuk perut kita, terutama lambung. Makanan pedas yang terlalu banyak dapat membuat lambung kita iritasi, menyebabkan rasa tidak nyaman, nyeri di perut, bahkan bisa berujung pada gastritis kronis. Masalah ini bisa semakin parah jika kita terus-menerus mengonsumsinya setiap hari.

 Baca Juga: Pelajaran Dari Pasangan Handler, Bagaimana Ruth & Elliot Mengubah Mainan Jadi Ikon Global

Tekanan Darah Tinggi dan Penyakit Jantung

Seblak biasanya mengandung banyak bumbu dan saus yang kaya garam. Makan terlalu banyak garam bisa membuat tekanan darah meningkat, yang adalah risiko untuk penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya yang berhubungan dengan jantung. Tingginya jumlah natrium dalam setiap porsi seblak bisa perlahan-lahan merusak sistem jantung kita.

 Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Ruth & Elliot, Sang Pencipta Barbie dan Hot Wheels

Obesitas dan Diabetes

Seblak yang ada bakso dan sosisnya bisa membuat kita naik berat badan. Hal ini dapat menyebabkan gejala kelebihan berat badan, ketahanan insulin, kolesterol, dan trigliserida yang tinggi, yang semua ini meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Sering makan makanan yang tinggi kalori dapat meningkatkan kemungkinan obesitas, diabetes, hingga masalah jantung.

Masalah Pencernaan Lanjutan

Jika kita makan seblak dalam jumlah terlalu banyak dan terlalu sering, makanan ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan, lonjakan gula darah, serta peningkatan lemak jenuh, terutama jika seblak dibuat dengan minyak yang telah dipakai berkali-kali.

Defisiensi Nutrisi

Jika kita sering makan seblak dengan bahan yang tidak seimbang, seperti hanya kerupuk dan bumbu pedas, tubuh kita bisa kekurangan nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral.

Makan seblak sesekali sebagai camilan tidak apa-apa, tetapi menjadikannya makanan utama bisa membahayakan kesehatan kita dalam jangka panjang.

Batasi seberapa banyak dan seringnya kita makan seblak, serta pilih seblak yang lebih seimbang agar bisa menikmati rasanya dengan lebih sehat.

Editor : Ali Sodiqin
#Dampak sering makan seblak