Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jangan Abaikan Tanda Microsleep! Inilah Dampak Kesehatan Jangka Panjang yang Mengerikan

Bayu Shaputra • Rabu, 15 Oktober 2025 | 05:50 WIB
Ilustrasi microsleep saat berkendara.
Ilustrasi microsleep saat berkendara.

RADARSITUBONDO.ID - Microsleep adalah kejadian saat seseorang tertidur dengan cepat dan tidak sadar, biasanya berlangsung paling lama 30 detik. Meskipun terlihat sepele karena hanya sebentar, microsleep bisa berbahaya untuk kesehatan jangka panjang, dan banyak orang sering mengabaikannya.

Microsleep adalah waktu singkat di mana seseorang tertidur, biasanya tidak lebih dari 30 detik, dan sering kali mereka tidak menyadari saat terjadi, bahkan saat melakukan aktivitas tertentu. Berbeda dengan tidur siang yang disengaja, microsleep terjadi tanpa kita ingin saat tubuh merasa lelah dan perlu istirahat.

 Baca Juga: Membaca Terlalu Dekat Bahaya untuk Mata Anak! Berikut 5 Tips Ampuh Mengatasinya

Dampak Kesehatan Jangka Panjang

Sering mengalami microsleep bisa membuat seseorang merasa stres, capek, dan bahkan bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius seperti gangguan tidur yang bisa merugikan kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan.

Salah satu masalah serius dari microsleep adalah gangguan berpikir. Orang yang sering mengalami microsleep mungkin akan kesulitan untuk fokus, cepat lupa, dan sulit memahami informasi. Gejala ini bukan hanya mengganggu kerja, tetapi juga bisa menjadi tanda awal masalah kesehatan yang lebih rumit.

Kurang tidur dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, dan stroke. Hal ini terjadi karena microsleep menunjukkan kalau tubuh kekurangan tidur, dan kekurangan istirahat bisa menyebabkan tekanan yang tidak baik dan peradangan di dalam tubuh.

 Baca Juga: Festival Literasi Situbondo: 20 Buku Karya Warga Lokal Dipamerkan, Bikin Pengunjung Terpukau!

Penyebab utama microsleep adalah kurang tidur, tidur yang tidak berkualitas, dan merasa sangat lelah. Penelitian menunjukkan bahwa hanya satu malam kurang tidur saja bisa membuat risiko microsleep jadi lebih tinggi keesokan harinya. Mosrosleep juga bisa terjadi karena masalah kesehatan seperti gangguan tidur, obesitas, depresi, kecemasan, dan gangguan bipolar.

Untuk mencegah microsleep, penting untuk tidur 7 hingga 8 jam setiap malam dengan pola tidur yang teratur. Hindari mengemudikan kendaraan atau menggunakan mesin saat merasa kurang tidur. Jika sudah merasakan gejala microsleep berulang walaupun sudah cukup tidur, segera bicarakan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Ali Sodiqin
#Microsleep