RADARSITUBONDO.ID - Pernahkah Anda merasa dianggap terlalu peka atau gampang tersinggung? Kata "baper" sering dipandang buruk dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, apakah Anda tahu bahwa merasakan emosi dengan kuat sebenarnya adalah bagian normal dari kepribadian dan bisa membawa manfaat?
Dalam psikologi, orang yang mudah tersinggung disebut Highly Sensitive Person (HSP) atau Sensory Processing Sensitivity. HSP adalah sebuah keadaan mental di mana seseorang lebih peka daripada kebanyakan orang, dalam hal reaksi, cara berpikir, rasa empati, dan perasaan terhadap diri sendiri dan orang lain.
Perlu dicatat bahwa HSP bukanlah penyakit mental, melainkan jenis kepribadian. Menurut data, HSP ada pada 15-20% dari orang-orang, yang berarti sekitar satu dari lima orang di dunia memiliki sifat ini.
Baca Juga: Membaca Terlalu Dekat Bahaya untuk Mata Anak! Berikut 5 Tips Ampuh Mengatasinya
Penyebab Kepekaan Emosi
Kepekaan yang Anda alami tidak muncul secara tiba-tiba. HSP bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu faktor genetik dan lingkungan. Beberapa gen dikaitkan dengan ciri orang HSP, dan otak mereka memiliki kadar dopamin yang lebih tinggi, sehingga otak mereka lebih aktif. Selain itu, pengalaman pada masa kecil juga ikut membentuk kepribadian peka seseorang.
Baca Juga: One Piece Episode 1146 Ditunda? Berikut Jadwal Rilis Terbaru & Alasan Penundaannya
Sisi Positif Menjadi HSP
Walaupun sering dianggap sebagai kelemahan, HSP juga punya kelebihan. Mereka cenderung memiliki perasaan yang lembut dan baik hati, peduli pada orang-orang di sekitar, dan memiliki empati yang tinggi, sehingga bisa merasakan emosi orang lain dengan baik.
Lebih jauh lagi, orang HSP biasanya memiliki kesadaran diri yang tinggi, sehingga sering berpikir mendalam dan lebih mengerti tentang diri mereka sendiri, membuat mereka bijak dan analitis. Mereka juga pendengar yang baik karena memiliki naluri yang membantu dalam memahami orang lain.
Baca Juga: SMKN 2 Situbondo Sabet Juara 1 Story Telling Jatim, Siswa Dapat Golden Tiket ke Unesa!
Tantangan yang Dihadapi
Di sisi lain, orang HSP sering merasa lelah secara emosional karena merasakan sesuatu dengan sangat mendalam. Mereka bisa kesulitan beradaptasi di tempat baru, kurang nyaman dengan perubahan, dan kurang tahan terhadap kritik serta konflik.
Meminimalkan Dampak Negatif
Untuk memaksimalkan potensi HSP, beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain meningkatkan kualitas tidur, meluangkan waktu untuk diri sendiri guna mengisi energi, melakukan hobi seperti membaca atau berkarya seni, serta memilih hal-hal yang ingin diperhatikan untuk menentukan prioritas.
Pada akhirnya, kepekaan emosi bukanlah sesuatu yang perlu disembuhkan, tetapi hal yang harus dipahami dan diterima sebagai bagian dari diri Anda.
Editor : Ali Sodiqin