Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dan Lansia Saat Cuaca Panas

Bayu Shaputra • Kamis, 16 Oktober 2025 | 23:00 WIB
Ilustrasi anak sedang meminum air.
Ilustrasi anak sedang meminum air.

RADARSITUBONDO.ID - Cuaca sangat panas bisa membuat anak-anak dan orang tua menjadi kelompok yang paling berisiko mengalami masalah kesehatan. Keduanya memiliki cara tubuh untuk mengatur suhu yang kurang baik, anak-anak belum sepenuhnya berkembang, dan orang tua sudah mulai menurun, jadi mereka butuh perhatian lebih.

Anak-anak yang berusia di bawah 4 tahun belum bisa berkeringat dengan baik, sedangkan orang tua biasanya tidak merasa haus dan tidak berkeringat seperti dulu. Ini membuat mereka lebih mungkin mengalami dehidrasi dan sengatan panas hingga 3-5 kali lebih tinggi dibanding orang dewasa yang sehat.

 Baca Juga: PPG Prajabatan atau Daljab 2025? Panduan Lengkap Memilih Jalur yang Tepat

Strategi Perlindungan yang Baik

Minum yang Cukup: Berikan air putih setiap 20-30 menit meskipun tidak merasa haus. Untuk anak, bisa ditambahkan potongan buah agar lebih menarik. Orang tua sebaiknya minum minimal 1,5-2 liter sehari, kecuali ada anjuran dokter untuk membatasi cairan.

Pakaian yang Sesuai: Pilih pakaian dari katun berwarna terang yang bisa menyerap keringat. Hindari pakaian dari polyester atau warna gelap yang membuat tubuh semakin panas. Gunakan topi lebar saat beraktivitas di luar.

Atur Waktu Kegiatan: Jangan beraktivitas di bawah sinar matahari antara jam 10 pagi sampai 4 sore. Jadwalkan permainan atau olahraga ringan sebelum jam 9 pagi atau setelah jam 5 sore saat suhu lebih dingin.

Ciptakan Suasana Nyaman: Gunakan kipas angin atau AC dengan suhu sekitar 24-26°C. Pasang tirai untuk menghalangi sinar matahari yang langsung masuk. Letakkan handuk basah di depan kipas untuk menurunkan suhu ruangan.

Perhatikan Makanan yang Dihidangkan: Sajikan makanan berkuah seperti sup sayuran atau buah-buahan yang banyak mengandung air seperti semangka, melon, dan jeruk. Hindari makanan yang berat dan berminyak yang bisa mempercepat metabolisme.

 Baca Juga: Tablet Gaming Terjangkau! Ulasan Mendalam Vivo Pad 5e dengan Snapdragon 8s Gen 3 dan Layar 12,1 Inci

Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Segera minta bantuan medis jika merasakan gejala seperti kulit kering dan panas, rasa pusing yang berat, mual, bingung, atau sampai pingsan. Ini bisa menjadi tanda kelelahan akibat panas atau strok panas yang butuh penanganan cepat.

Dengan langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun rutin, kita bisa melindungi orang-orang yang berisiko dari efek buruk cuaca ekstrim yang panas.

Editor : Ali Sodiqin
#Cuaca Panas